Sarpin: Saya Hakim, Anda Kira Saya Bodoh!

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sarpin Rizaldi membaca putusan dalam sidang praperadilan Budi Gunawan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, 16 Februari 2015. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Sarpin Rizaldi membaca putusan dalam sidang praperadilan Budi Gunawan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, 16 Februari 2015. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Padang - Hakim Sarpin Rizal mengancam akan melaporkan mantan hakim agung Komariah Emong Sapardjaja ke Kepolisian Republik Indonesia. Sebab, ia merasa terhina dengan penyataan Guru Besar Hukum Pidana Universitas Padjadjaran itu di salah satu media.

    Sarpin mengaku sedang mengumpulkan data terkait penyataan yang mencemarkan nama baiknya. "Saya lagi data semua mana yang ada unsur pidanannya. Walaupun dia profesor, doktor. Saya sebut saja salah satunya, Prof Dr Komariah. Itu akan saya laporkan dalam waktu dekat ke Mabes Polri," ujarnya saat berada di Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat 27 Februari 2015.

    Sarpin adalah hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang mengabulkan gugatan praperadilan calon Kapolri Budi Gunawan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi, 16 Februari 2015, yang menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi. Akibat putusanya yang dianggap kontroversial itu, ia akan diperiksa oleh Komisi Yudisial.

    Pelaporan ini terkait dengan pernyataan Komariah, yang menyatakan Sarpin bodoh. "Iya. Kalau menurut anda itu menghina bukan? Saya hakim, anda kira saya bodoh," ujarnya.

    Sarpin mengatakan, kalau dirinya bodoh tak mungkin lulus jadi hakim. Ia mengaku tamatan jurusan hukum acara pidana Unand. "Silahkah cek ke Unand. Saya anak 1982 yang pertama tamat. Saya masih hafal BP, 40829485," ujarnya.

    Menurutnya, seharusnya persoalan negara ini diserahkan kepada ahlinya. Jika tidak beginilah kejadianya. "Dia (Komariah) itukan ahli hukum tata negara, ngomong masalah hukum acara pidana. Kan sudah tak sah. Akhirnya dia menghina orang," ujarnya.

    Sebelumnya, Sarpin juga melaporkan dua orang dosen Universitas Andalas Feri Amsari dan Charles Simabura ke Polda Sumatera Barat, Jumat 27 Februari 2015. Terkait dengan pernyatan dua orang dosen itu yang mengatakan membuang Sarpin sepanjang adat saat aksi Gerakan Sapu Korupsi, di Kota Padang, 17 Februari lalu.

    ANDRI EL FARUQI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.