Mimik pun Jadi Bukti di Sidang Budi Gunawan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim pengacara Komisaris Jenderal Budi Gunawan saat membacakan permohonan dalam sidang perdana praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, 9 Februari 2015. Sidang yang dipimpin oleh Hakim Ketua Sarpin Rijaldi ini beragendakan pembacaan permohonan. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Tim pengacara Komisaris Jenderal Budi Gunawan saat membacakan permohonan dalam sidang perdana praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, 9 Februari 2015. Sidang yang dipimpin oleh Hakim Ketua Sarpin Rijaldi ini beragendakan pembacaan permohonan. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Kuasa hukum dari calon tunggal Kapolri dan tersangka korupsi Komisaris Jenderal Budi Gunawan, Frederick Yunadi, mengklaim telah menyiapkan berbagai barang bukti untuk mendukung klien mereka dalam sidang praperadilan. Bahkan salah satunya berupa mimik wajah para pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi.

    "Dalam keterangan, mereka mengejek klien kami, mimik mengejek. Mereka itu kan pejabat negara, gak boleh begitu," ujar Frederick di lokasi sidang, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa, 10 Februari 2015.

    Frederick melanjutkan, total ada 73 bukti yang telah mereka siapkan untuk pembuktian klien mereka. Selain mimik tadi, Frederick juga menghadirkan Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto.

    Hasto, menurut Frederick, akan memberikan keterangan terkait dengan pertemuan antara dirinya dan Ketua KPK Abraham Samad saat pilpres. Pertemuan tersebut diyakini sebagai pemicu penetapan Budi Gunawan sebagai tersangka karena Samad kecewa gagal menjadi cawapres untuk Jokowi.

    Sidang lanjutan praperadilan yang diajukan Budi Gunawan hari ini mengagendakan pembuktian pihak Budi atas dalil-dalil praperadilan yang disampaikan dalam sidang kemarin. Hakim memberikan waktu dua hari, yakni Selasa dan Rabu untuk pembuktian.

    Adapun, pembuktian kuasa hukum KPK baru akan digelar pada sidang Kamis dan Jumat.

    ISTMAN M.P.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarif Baru Ojek Online di Tiap Zonasi yang Berlaku 18 Juni 2019

    Kementerian Perhubungan telah menetapkan tarif baru ojek online berdasarkan pembagian zona. Kemehub mengefektifkan regulasi itu pada 18 Juni 2019.