Budi Waseso Diperiksa Komnas HAM Tiga Jam  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kabareskrim Mabes Polri, Inspektur Jenderal Budi Waseso, datang memenuhi panggilan pemeriksaan di kantor Komnas HAM, Jakarta, 30 Januari 2015. Selama proses pemeriksaan dari awal sampai akhir, Budi Waseso terlihat penuh senyuman. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Kabareskrim Mabes Polri, Inspektur Jenderal Budi Waseso, datang memenuhi panggilan pemeriksaan di kantor Komnas HAM, Jakarta, 30 Januari 2015. Selama proses pemeriksaan dari awal sampai akhir, Budi Waseso terlihat penuh senyuman. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Inspektur Jenderal Budi Waseso memenuhi panggilan pemeriksaan oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia. Budi dan ketua tim penyidik kasus Bambang Widjojanto Kombes Daniel Tifaona diperiksa oleh delapan komisioner Komnas HAM selama tiga jam.

    Pemeriksaan dimulai pukul 15.00 WIB hingga 18.00 WIB di ruangan tertutup. Dari balik kaca terlihat komisioner Komnas HAM bergantian mengajukan pertanyaan. (Baca: Budi Waseso Penuhi Panggilan Komnas HAM)

    Awalnya yang terlihat lebih banyak menjawab adalah Daniel. Barulah pada satu jam terakhir, Budi terlihat buka mulut. (Baca: Budi Waseso: Saya Anak Buah Budi Gunawan)

    "Ada tiga hal yang jadi inti pemeriksaan kami tadi," ujar Nur Kholis, komisoner sekaligus ketua tim penyelidikan dugaan pelanggaran HAM atas pimpinan KPK, Jumat, 30 Januari 2015.

    Pertama, aspek kebijakan yang berhubungan dengan peraturan kepolisian serta prosedur penangkapan terkait dengan mekanisme penanganan perkara di kepolisian. Kedua, kata Kholis, tim meminta informasi ihwal aspek formil tentang bagaimana proses penetapan tersangka Bambang Widjojanto dan seperti apa gelar perkaranya.

    "Terakhir tentang pasal apa yang dikenakan pada BW," kata Kholis. "Walau kami tidak masuk terlalu dalam karena itu ranah pengadilan."

    Kholis mengatakan sejumlah dokumen yang dibawa Budi juga akan ditinggal di Komnas HAM untuk diteliti lebih lanjut. Budi juga menyerahkan sebuah bukti berupa video.

    Seusai pemeriksaan, Budi menyatakan telah menjelaskan semua fakta penangkapan Bambang secara gamblang. "Prinsipnya, apa pun yang diminta dan ditanya oleh Komnas HAM sudah kami berikan," kata Budi.

    Budi yakin penangkapan Bambang telah sesuai aturan hukum sebagaimana tercantum dalam KUHAP. Bila ada yang terlewat, Budi menegaskan siap dipanggil kembali oleh Komnas HAM.

    MOYANG KASIH DEWIMERDEKA

    Terpopuler
    Gara-gara Ini, Akbar Tandjung Tinggalkan Ical
    Politikus PDIP Sebut Ada 3 Brutus di Ring-1 Jokowi
    Koalisi Merah Putih Prabowo Siap Dukung Jokowi
    Dekati Prabowo, Jurus Politik Jokowi Tepuk 2 Lalat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.