Hakim Bebaskan Tiga Nelayan Pencuri Empat Udang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti meninggalkan gedung KPK, Jakarta, Rabu, 3 Desember 2014. Susi datang untuk melaporkan harta kekayaannya dan berkoordinasi mengenai pencurian ikan di perairan Indonesia. TEMPO/Eko Siswono

    Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti meninggalkan gedung KPK, Jakarta, Rabu, 3 Desember 2014. Susi datang untuk melaporkan harta kekayaannya dan berkoordinasi mengenai pencurian ikan di perairan Indonesia. TEMPO/Eko Siswono

    TEMPO.CO, Pandeglang-Tiga nelayan asal Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten yakni Darmo, Misdan, dan Rahmat divonis bebas oleh Pengadilan Negeri (PN) Pandeglang, pada Rabu, 28 Januari 2015. Sebelumnya, ketiga nelayan itu ditangkap petugas Balai Taman Nasional Ujung Kulon (BTNUK) dengan tuduhan mencuri empat ekor udang lobster serta 20 ekor kepiting yang diduga diambil dari wilayah Konservasi TNUK. (Baca:Jet Amfibi Bisa Kejar Kapal Asing Pencuri Ikan )

    Sebelumnya, jaksa penuntut umum menuntut ketiga nelayan tersebut dengan hukuman 4 bulan penjara dan denda sebesar Rp 500 ribu. Namun majelis hakim yang dipimpin Yunto Safarillo memutuskan bebas terhadap tiga para terdakwa karena barang bukti dinyatakan ringan.

    "Para terdakwa terbebas dari dakwaan, karena barang bukti berupa udang dan ikan bukan binatang yang dilindungi. Kedua, Taman Nasional Ujung Kulon dinyatakan belum pernah mensosialisasikan soal batas wilayah," ujar Yunto, Kamis, 29 Januari 2015 kepada Tempo.

    Atas putusan itu, kata Yunto, Taman Nasional Ujung Kulon harus mengembalikan nama baik ketiga nelayan tersebut yang dituduh mencuri. (Baca:'Orang Dalam' Bantu Pencuri Ikan, Siapa Dalangnya? )

    Salah seorang keluarga dari tiga nelayan, Dedi merasa senang karena  mendapatkan kepastian hukum. Dia yakin ketiganya tidak bersalah.

    WASI'UL ULUM

    Terpopuler
    Sebelum Diserang, KPK Bongkar Kasus Raksasa Ini
    Kisah Wanita Indonesia yang Terdampar di Chechnya
    Budi Gunawan Didukung Mega? Ini Kata Wakapolri
    Ketua Tim 9: Sttt, Jokowi Tak Pilih Budi Gunawan
    KPK Vs Polri, Kisah Bambang Saat Dicokok Bareskrim
    Ahok, Hadis Nabi Muhammad, dan Ajaran Konfusius
    Jokowi Bisa Game Over? Begini Reaksi Kader PDIP
    Pengamat Forensik: Hasil Tes Christopher Janggal


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.