KPK Lumpuh, Megawati Jangan Kayak Lagu Dangdut

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Megawati Soekarnoputri bersama ajudan Komisaris Besar Gunawan sebelum memulai rapat kabinet bidang ekuin di Jakarta, Kamis, 28 Febuari 2002. TEMPO/ Bernard Chaniago

    Presiden Megawati Soekarnoputri bersama ajudan Komisaris Besar Gunawan sebelum memulai rapat kabinet bidang ekuin di Jakarta, Kamis, 28 Febuari 2002. TEMPO/ Bernard Chaniago

    TEMPO.CO, Jakarta - Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Haris Azhar mengatakan, Komisi Pemberantasan Korupsi dibentuk semasa Megawati Soekarnoputri menjadi presiden pada periode 2001-2004. (Baca: 2 Sinyal Kasus Bambang KPK Direkayasa)

    Sehingga, kata Haris, jangan ada upaya melemahkan komisi pembasmi para koruptor itu. "Jangan kayak lagu dangdut, 'Kau yang memulai, kau yang mengakhiri," kata Haris dalam pernyataannya di Eatology Cafe, Jakarta Pusat, 25 Januari 2015. (Baca: Bambang Widjojanto Ditangkap karena Jokowi dan 'Jokowi, Jangan Pindahkan Istana ke Rumah Mega')

    Menarik untuk Dibaca
    Prabowo Tahu Jokowi Diintervensi Soal KPK, tapi...
    Tedjo: KPK Tidak Kuat Bila Didukung Tidak Jelas
    Orang Goblok pun Tahu, Ini Serangan Balik Polisi
    KPK Vs Polri, Anas: Masak Malaikat Ditangkap?

    Pernyataan Haris menanggapi komentar mantan Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia, Tjahjo Kumolo kecewa atas opini yang menyebutkan partainya ingin melemahkan KPK. Salah satunya dengan memasang 'perangkap' utnuk seluruh pimpinan KPK. (Baca: Menteri Tedjo Sebut KPK Ingkar Janji ke Jokowi)

    'Perangkap" itu antara lain untuk Ketua KPK Abraham Samad dan tiga wakil ketua, yakni Bambang Widjojanto, Adnan Pandu Praja, Zulkarnaen. Tjahjo menegaskan hal itu tak mungkin terjadi lantaran KPK dibentuk pada zaman Mega menjabat presiden. (Baca: Penyidik Bareskrim Tersangkut Kasus Budi Gunawan?)

    Haris juga mengaku geram atas pernyataan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno yang menyatakan pendukung KPK rakyat yang tidak jelas. Haris menantang politikus PDIP untuk menegur Tedjo. "Berani tidak?" ujarnya. (Baca: KPK vs Polri, Menteri Tedjo: Jangan Bakar Massa)

    DEWI SUCI RAHAYU

    Topik Terhangat:
    Budi Gunawan | Bambang Widjojanto | Tabrakan Pondok Indah | AirAsia

    Baca Berita Terpopuler
    Penghancuran KPK: Tiga Indikasi PDIP-Mega Bermain
    ''Ada Pembentukan Satgas-Satgas Liar di Polri''
    Orang Goblok pun Tahu, Ini Serangan Balik Polisi
    Menteri Tedjo Sebut KPK Ingkar Janji ke Jokowi
    Jokowi, Kalah Tegas dari Ketua RT dan Lupa Janji


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?