Mega Gelar Pesta di Hari Penahanan Bambang KPK

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden (Wapres) Megawati Soekarnoputri bersama ajudan Kolonel Pol. B Gunawan pada sidang kabinet di Bina Graha, Jakarta, 11 Januari 2001. TEMPO/ Rully Kesuma

    Wakil Presiden (Wapres) Megawati Soekarnoputri bersama ajudan Kolonel Pol. B Gunawan pada sidang kabinet di Bina Graha, Jakarta, 11 Januari 2001. TEMPO/ Rully Kesuma

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menggelar pesta perayaan ulang tahunnya yang ke-68 di kediamannya, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat. Sejumlah menteri, bekas pejabat negara dan petinggi partai hadir dalam perayaan tersebut.

    Dalam pertemuan itu, menurut politikus PDIP Pramono Anung, Mega sama sekali tidak membahas penangkapan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto. "Sama sekali enggak. Beliau sama sekali tidak komentar soal itu," kata dia di kediaman Mega, Jakarta Pusat, Jumat, 23 Januari 2015.

    Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo juga mengatakan, tak ada yang berbeda dengan ekspresi Megawati malam ini. " Biasa saja. Beliau bersyukur sema teman-teman partai dan keluarga besar hadir," ujarnya.

    Penangkapan Bambang yang bertepatan dengan ulang tahun Megawati. Hal ini disebut-sebut sebagai kado hari jadinya. "Kalau saya bawa kado beneran," kata politikus PDIP Maruarar Sirait.

    Pejabat tinggi yang hadir antara lain Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly, Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti, mantan Menteri Pendayagunaan dan Aparatur Negara Djan Faridz. Selain itu ada pula anggota Komisi Hukum DPR Dwi Ria Latifah. Berdasarkan pantauan Tempo, sejumlah menteri dan undangan meninggalkan Teuku Umar sejak pukul 23.00 WIB. Terlihat Hasto Kristianto yang masih berada di rumah Mega.

    DEWI SUCI RAHAYU | ROBBY IRFANI MAQOMA

    Baca juga:
    Bambang Ditangkap, KPK: Polri Tidak Beretika
    Pukat Minta Jokowi Lantik dan Pecat Budi Gunawan
    KPK Protes Keras Penangkapan Bambang Widjojanto
    Jokowi Tolak Intervensi Penangkapan Bambang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.