Bambang Widjojanto Ditangkap, Denny: Ini Berbahaya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto. 21 April 2014.  TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto. 21 April 2014. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.COJakarta - Mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Denny Indrayana  menyambangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi saat mendengar Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto ditangkap Badan Reserse Kriminal Mabes Polri. Dia ingin memastikan kebenaran penangkapan Bambang oleh pihak kepolisian itu.

    "Kami ingin memastikan apa betul, tapi saya dengar Johan Budi memastikan betul. Tapi Wakapolri bilang tidak. Jadi saya ingin naik saja ingin memastikan," ujar Denny di gedung KPK, Jumat, 23 Januari 2015. Dia ingin meminta penjelasan kepada pimpinan KPK lainnya untuk menyiapkan langkah-langkah advokasi guna membantu pembebasan Bambang. (Baca: Wakil Ketua KPK Bambang W. Ditangkap Polisi)

    Denny sangat menyesalkan tindakan Bareskrim yang menangkap Bambang. Menurut dia, seharusnya penetapan Budi Gunawan sebagai tersangka oleh KPK tak dikaitkan dengan institusi. "Ini langkah keliru dan berbahaya," ujar Denny. Karena itu, Denny meminta semua masyarakat bergerak untuk menyelamatkan Polri dan KPK. (Baca: KPK Belum Tahu Alasan Bambang Widjojanto Ditangkap)

    Bambang ditangkap saat mengantar anaknya ke sekolah tadi pagi. Pihak Mabes Polri belum memberikan penjelasan alasan penangkapan Bambang.

    LINDA TRIANITA

    Baca juga:



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.