Busyro Desak Polisi Berikan Penjelasan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil KPK Bambang Widjojanto, 27 Desember 2013. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Wakil KPK Bambang Widjojanto, 27 Desember 2013. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Busyro Muqoddas mengaku kaget saat tahu Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto ditangkap oleh pihak yang mengaku dari kepolisian. Busyro mendesak kepolisian memberikan penjelasan penangkapan itu.

    "Saya sangat terperanjat dengan informasi ini. Segera elite Mabes Polri menjelaskan ke masyarakat dan keluarga BW (Bambang Widjojanto) alasan penangkapannya," kata Busyro kepada Tempo melalui pesan pendek, Jumat, 23 Januari 2015. (Baca: Wakil Ketua KPK Bambang W. Ditangkap Polisi)

    Deputi Pencegahan KPK Johan Budi Sapto Pribowo mengatakan Bambang ditangkap polisi ketika sedang mengantar anaknya sekolah tadi pagi. Menurut dia, kemungkinan Bambang dibawa ke Bareskrim Markas Besar Polri.

    Sebelum ini, KPK menetapkan calon Kepala Kepolisian RI Komisaris Jenderal Budi Gunawan sebagai tersangka kasus suap dan gratifikasi pada 13 Januari 2015. Kubu Budi sejak itu melawan KPK dengan melaporkan komisi antirasuah itu ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Pengadilan Tata Usaha Negara, kejaksaan, hingga Bareskrim Mabes Polri. (Baca: KPK Belum Tahu Alasan Bambang Widjojanto Ditangkap)

    MUHAMAD RIZKI

    Baca juga:
    Terserang Pneumonia, Raja Arab Saudi Mangkat
    Christopher Positif Pakai Narkoba Jadul
    11 Juta Difabel Tak Dilibatkan dalam Pemilu 2014
    Ahok, Banjir Vs HAM, dan Hamburger


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.