Cuaca Cerah, Tim SAR Siap Evakuasi Air Asia QZ8501

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto bawah laut jepretan kendaraan bawah laut ROV yang dirilis oleh Departemen Pertahanan Singapura, menunjukkan badan pesawat AirAsia QZ 8501 di dasar laut perairan Laut Jawa. AP/MINDEF

    Foto bawah laut jepretan kendaraan bawah laut ROV yang dirilis oleh Departemen Pertahanan Singapura, menunjukkan badan pesawat AirAsia QZ 8501 di dasar laut perairan Laut Jawa. AP/MINDEF

    TEMPO.COPangkalan Bun -  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan cuaca cerah di wilayah evakuasi Air Asia QZ8501, Jumat, 23 Januari 2015. "Ini cukup menguntungkan bagi rekan-rekan yang akan melakukan evakuasi pagi ini," kata Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Pangkalan Bun Lukman Soleh di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

    Ketinggian gelombang, kata Lukman, masih berkisar 1-1,5 meter. Arah angin dari barat laut dengan kecepatan 10-15 knot. Sedangkan arus permukaan dari barat-barat laut dengan kecepatan 10-40 sentimeter per detik. "Melihat kondisi yang cukup menguntungkan pada pagi ini, kami harap tim evakuasi dapat mengoptimalkan pencarian pada hari ini," ujarnya. (Baca juga: Kejutan Evakuasi Air Asia, 7 dari 8 Penanda Raib)

    Namun, ia menambahkan, perlu diwaspadai kondisi cuaca di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang sedang dalam kondisi buruk dan akan berlangsung cukup lama.

    Tim evakuasi masih terus melakukan pencarian sisa jasad korban pesawat Air Asia yang jatuh di sekitar perairan Selat Karimata pada 28 Desember 2014. Tim juga masih berupaya mengangkat badan pesawat yang berada di kedalaman 28 meter bawah laut itu. (Baca juga: Tim DVI Korban Air Asia Dapat Kesulitan Baru)

    ROSALINA

    Berita lain:
    KPK Diserang, Abdullah Hehamahua: Jangan Khawatir
    PDIP Diserang Balik: KPK Pernah Panggil Megawati  
    Tersangka Tabrakan Maut Pakai LSD, Steve Jobs Juga


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.