Mahasiswi Berutang Rp 1 Miliar Dikenal Tertutup

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Setiap pendaftar pada arisan online yang dibuat Mega Retno Palufi, langsung mendapat bonus 200 persen per 21 hari. facebook.com

    Setiap pendaftar pada arisan online yang dibuat Mega Retno Palufi, langsung mendapat bonus 200 persen per 21 hari. facebook.com

    TEMPO.CO, Madiun - Mega Retno Palufi, 22 tahun, pengelola arisan online yang diberitakan bangkrut dan membuatnya menanggung utang sampai Rp 1 miliar, dikenal sebagai gadis pendiam dan tertutup. "Dia juga tidak pernah berkumpul dengan tetangga," kata Semun, tetangga Mega di Dusun Gambiran, Desa Madigondo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Senin, 19 Januari 2015.

    Itu sebabnya Semun mengaku tidak mengetahui secara pasti masalah yang tengah dialami Mega. Dia hanya melihat banyak tamu yang mendatangi rumah Mega secara bergantian selama dua pekan lalu. Diduga para tamu itu datang untuk menagih pengembalian modal. "Sejak tiga hari lalu sudah tidak ada yang ke sana. Mungkin urusannya sudah selesai," ujarnya.

    Ada sejumlah tetangga yang mencoba menanyakan kepada orang tua Mega tentang maksud kedatangan para tamu tersebut. Menurut Bashori, para tetangga itu mendapat informasi bahwa tujuan tamu dari luar kota tersebut adalah mengurus toko online milik Mega. (Baca berita sebelumnya: Mahasiswi Berutang Rp 1 Miliar, Ayah: Nuwun Sewu.)

    Sebelumnya, Rumpiyati, Wakil Direktur I Akademi Kebidanan Muhammadiyah Madiun, juga menilai Mega tidak menonjol di kampus itu. Mahasiswi semester I itu, menurut Rumpiyati, "Biasa-biasa saja." 

    Rumpiyati menambahkan, sejak beberapa hari ini Mega absen kuliah. Bahkan, dia tidak mengikuti ujian akhir semester yang berlangsung sejak Senin, 12 Januari lalu. Pihak kampus tidak mengetahui alasan pasti absennya Mega karena gadis itu tidak mengajukan izin resmi. 

    Pihak kampus berencana memanggil Mega untuk meminta klarifikasi atas ketidakhadirannya dalam ujian. Pemanggilan yang pelaksanaannya masih menunggu hasil rapat staf bagian akademis kampus itu, Rumpiyati melanjutkan, tidak bertujuan mencari tahu masalah arisan online yang dikelola Mega. "Itu tidak ada urusannya dengan kampus," ujarnya. 

    NOFIKA DIAN NUGROHO

     Berita Lain:

    AirAsia QZ8501: Naik Cepat Jatuh dan Ucapan AllahuAkbar

    Pelaku Tabrakan Ganas Pura pura Jadi Warga Asing

    Sesudah Budi Tersangka KPK Diusik dari 3 Penjuru


     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.