PDIP Ngotot Budi Gunawan Dilantik, Jokowi Repot

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi menerima potongan tumpeng pertama dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, dalam acara HUT PDIP ke-42 di Kantor DPP PDIP, Jakarta, 10 Januari 2015.  TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Presiden Jokowi menerima potongan tumpeng pertama dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, dalam acara HUT PDIP ke-42 di Kantor DPP PDIP, Jakarta, 10 Januari 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta -Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto,  kemarin menyatakan sikap  politik  setelah DPR menyetujui secara aklamasi pencalonan  Komisaris  Jenderal Budi  Gunawan  sebagai Kepala Kepolisian RI.  

     "Sudah tak mungkin mundur lagi. Tinggal pelantikan saja. Waktunya terserah Presiden Jokowi," kata  Hasto di rumah  Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri  di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Kamis, 15 Januari.  

     Saat itu sejumlah pemimpin  partai koalisi pendukung Presiden Joko Widodo juga berkunjung ke rumah Megawati. Kunjungan diawali oleh Ketua Umum Partai Hanura Wiranto, disusul Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, dan terakhir Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.   

     Menurut Hasto, pertemuan petinggi partai itu   bertujuan mengambil sikap tegas dalam mendukung  Kapolri terpilih.  (Baca: Budi Gunawan Dilantik, PDIP Tak Mungkin Mundur)

     Lain lagi situasi  di Istana Presiden pada  Kamis malam.   Tak ada pernyataan sikap dari Presiden Joko Widodo  kendati Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto mengatakan Presiden  kemungkinan akan  mengumumkan opsi Presiden soal  Budi Gunawan pada  malam itu.

     Andi mengatakan Jokowi melakukan tiga pertemuan sepanjang hari itu untuk membahas status hukum Budi Gunawan.  Namun Andi enggan menjelaskan dengan siapa saja  Presiden bertemu. Yang jelas, Presiden  Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla  juga makan malam bersama di Istana Negara sekaligus membahas soal Kepala Kepolisian RI itu. (Baca:  Malam Ini Jokowi Umumkan Nasib Budi Gunawan)

     "Kalau semua langkah sudah cukup untuk mengambil keputusan, bisa saja opsi yang terkait dengan proses hukum  (Budi Gunawan) ini diambil nanti malam," ujar Andi, Kamis sore  ( 15 Januari). 

     Ketua Umum NasDem Surya Paloh juga mengaku  makan siang bersama Jokowi di Istana pada hari yang sama . Namun ia enggan menyebutkan apa isi pembicaraan antara dirinya dan Jokowi ihwal pelantikan Budi Gunawan.

    Ditanya apakah pelantikan Budi Gunawan berlangsung sore ini atau Jumat besok, Surya mengatakan: "Nanti malam akan ada progres yang disampaikan ke masyarakat.”  (Baca:  Jokowi Umumkan Nasib Budi, Ini Isyarat Surya Paloh)

    Tapi untuk kesekian kalinya,   Presiden Jokowi  terlihat repot, tapi  kemudian menunda keputusan.  Tak ada pernyataan Jokowi malam itu. Pada hari-hari  sebelumnya, Selasa dan Rabu (14 Januari), ketika kalangan aktivis antikorupsi meminta agar Presiden menarik pencalonan Budi Gunawan,  ia juga sempat menunda pernyataan. (Baca: Tiga Indikasi Jokowi Kurang Tegas)

     TIM TEMPO

     Berita  Terkaiti

    4 Aktor di Balik Blunder Pemilihan Budi Gunawan
    SBY Copot Jabatan Tersangka, Kini Jokowi Malah...
    Rekening Anak Budi Gunawan Bikin Heran KPK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.