Makan Malam, Jokowi-JK Tentukan Nasib Budi Gunawan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. TEMPO/Imam Sukamto

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla bertemu dan makan malam di Istana Negara sekaligus membahas soal Kepala Kepolisian RI. Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto mengatakan, setelah makan malam, Jokowi dan JK akan melanjutkan pembahasan calon Kapolri. "Akan ada keputusan yang diambil dan disampaikan setelah pertemuan itu," ujar Andi, Kamis, 15 Januari 2015.

    Andi mengatakan Jokowi melakukan tiga pertemuan sepanjang Kamis untuk membahas status hukum Komisaris Jenderal Budi Gunawan, calon tunggal Kapolri. Namun Andi enggan menjelaskan siapa saja yang ditemui Presiden. "Kalau semua langkah sudah cukup untuk mengambil keputusan, bisa saja opsi yang terkait dengan proses hukum ini diambil nanti malam," ujarnya. (Baca: Soal Budi Gunawan, Polri: Diperiksa Dulu, Baru...)

    Sebelumnya, Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat menyetujui Budi Gunawan menjadi Kapolri pengganti Jenderal Sutarman, yang masa jabatannya habis pada Oktober 2015. Mereka menyetujui Budi, bekas ajudan presiden Megawati Soekarnoputri, secara aklamasi untuk ditetapkan sebagai Kapolri. Dilantik atau tidaknya Budi menjadi Kepala Polri bergantung pada keputusan Presiden Jokowi.

    Padahal Komisi Pemberantasan Korupsi telah menetapkan Budi sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi. Komisi antirasuah melakukan penyelidikan terhadap kasus Budi Gunawan sejak Juli 2014. (Baca: Malam Ini, Jokowi Umumkan Nasib Budi Gunawan)

    TIKA PRIMANDARI

    Berita Terpopuler
    4 Aktor di Balik Blunder Pemilihan Budi Gunawan
    SBY Copot Jabatan Tersangka, Kini Jokowi Malah...
    Rekening Anak Budi Gunawan Bikin Heran KPK

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.