Malam Ini, Jokowi Umumkan Nasib Budi Gunawan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kedekatan Presiden Jokowi, Megawati, dan calon Kepala Polisi RI, Budi Gunawan. (Infografis: Unay Sunardi)

    Kedekatan Presiden Jokowi, Megawati, dan calon Kepala Polisi RI, Budi Gunawan. (Infografis: Unay Sunardi)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto mengatakan Presiden Joko Widodo berencana mengumumkan opsi yang akan diambil atas Komisaris Jenderal Budi Gunawan pada Kamis malam ini, 15 Januari 2015. Menurut dia, pengumuman tersebut diberikan setelah Jokowi menyelesaikan beberapa pertemuan terkait dengan status hukum Budi Gunawan. (Baca: Rahasia Jokowi Mengatasi Kisruh Budi Gunawan)

    "Beberapa langkah persiapan sudah dilakukan Presiden. Mungkin seperti kemarin akan ada penjelasan Presiden kepada publik atas opsi yang akan diambil Presiden berkaitan dengan proses hukum Budi Gunawan," kata Andi di Bina Graha, Kamis, 15 Januari 2015. (Baca: Kasus Budi Gunawan: 3 Indikasi Jokowi Kurang Tegas)

    Andi mengatakan Presiden hari ini melakukan tiga pertemuan yang berkaitan dengan status hukum Budi Gunawan. Namun ia enggan menjelaskan siapa saja yang ditemui Presiden. "Sekarang sedang berlangsung satu pertemuan. Pertemuan berikutnya akan berlangsung nanti setelah magrib," katanya.

    Andi mengatakan, jika seluruh proses sudah selesai, Jokowi dapat mengumumkan keputusan terkait dengan Budi Gunawan nanti malam. "Kalau semua langkah sudah cukup untuk mengambil keputusan, bisa saja opsi yang terkait dengan proses hukum ini diambil nanti malam," katanya.

    ANANDA TERESIA

    Berita Lain
    Alasan Mabes Polri Kerahkan Pasukan ke KPK
    Mayra Hills, Pemilik Dada Terbesar di Dunia
    Megawati Pertanyakan Status Tersangka Budi Gunawan 
    Kantor Pemberi Duit Anak Budi Gunawan Misterius


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.