SBY Copot Jabatan Tersangka, Kini Jokowi Malah...

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • SBY dan Jokowi. AP/Mark Baker

    SBY dan Jokowi. AP/Mark Baker

    TEMPO.CO, Jakarta - Perbedaan  gaya kepemimpinan Presiden Joko Widodo   dengan  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mulai terlihat.   Dari catatan tim Tempo, SBY yang  sering dikritik  sebagai peragu justru lebih tegas  dan jelas sikapnya dibanding Jokowi dalam soal pejabat yang menjadi tersangka kasus korupsi.

    Presiden Jokowi hingga Rabu malam   (14 Januari 2015) belum bisa menentukan sikap terhadap  calon Kapolri  Komisaris  Jenderal   Budi Gunawan. Padahal  sejak Selasa siang  (13 Januari 2015),  Budi  sudah dinyatakan sebagai tersangka  kasus rekening gendut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

    Jokowi mengatakan, pihaknya masih  menunggu proses  di parlemen. "Kita menghormati KPK, tetapi ini juga ada proses politik yang ada di DPR, kita juga menghormati Dewan,"  ujarnya di Wisma Negara, Rabu, 14 Januari. (Baca: Jokowi Hormati  KPK dan DPR )

    Komisi Hukum  DPR justru menyerahkan lagi soal Budi Gunawan ke Presiden.  Komisi ini sudah   menyetujui   Budi sebagai Kapolri.  Menurut politikus  DPR, Aziz Syamsuddin,  proses  Budi menjadi   Kapolri masih bisa di-stop  bila Presiden menarik pencalonan bekas ajudan Presiden Megawati itu. (Baca: Loloskan Budi, DPR Lempar Bola Panas ke  Jokowi  )

    Situasi itu amat berbeda dibanding era Presiden Yudhoyono.  Jauh hari, SBY  menegaskan kesiapannya  bila anak buahnya dijerat kasus korupsi.   Si pejabat itu mesti mengundurkan diri, kalau tidak dicopot jabatannya. (Baca: SBY Siap Kalau Menterinya Jadi Tersangka).

    Menteri  Pemuda dan Olaharaga Andi Mallarangeng  merupakan salah satu contoh. Andi dijerat  kasus  proyek Hambalang oleh  KPK.  Ia  akhirnya menyatakan mundur dari kabinet dan dari Partai Demokrat, Jumat, 7 Desember 2012. (Andi Mallarangeng, Mundur SBY Setuju)

    Hal itu juga terjadi pada menteri yang lain seperti  Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik yang dijerat kasus  suap  proyek migas.   Jero mundur  dari jabatannya pada  September 2014. Baca: (SBY Pulang Jero Wacik Mundur dari Jabatan Menteri)

    Sejauh ini tidak ada tanda  hal serupa dilakukan oleh  Komjen Pol. Budi Gunawan yang saat ini menjabat sebagai  Kepala Lembaga Pendidikan  Polri.   Budi  juga tidak mundur dari pencalonannya sebagai Kepala Polri. (Baca juga: Jadi Tersangka, Budi Gunawan Menolak Mundur)

    Adapun sikap Presiden Jokowi  malah  terus mempertahankan atau   tidak menarik pencalonan  Budi Gunawan sehingga Komisi Hukum DPR memiliki alasan untuk terus memprosesnya.   (Baca: Nasib Budi Gunawan, Jokowi Tunggu Paripurna DPR)

    "Saya masih menunggu. Saya tidak tahu kapan paripurna di DPR selesai, setelah itu akan kita putuskan kebijakan apa yang akan diambil," ujar Jokowi, Rabu 14 Januari.

    TIM TEMPO

     Terpopuler

    Budi Gunawan Dijerat: Jokowi Kelabakan, Mega Repot

    Gara-gara Budi Gunawan, Jokowi-KPK Dua Kali Perang

    7 Hal Terjadi Setelah Budi Gunawan Tersangka  

    Lima Jenderal Ini Disebut Punya Rekening Gendut  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pro Kontra Kemendikbud Menerapkan Zonasi Sekolah pada PPDB 2019

    Zonasi sekolah di PPDB yang diterapkan Kemendikbud memicu pro dan kontra. Banyak orang tua menganggap sistem ini tak adil dan merugikan calon siswa