Dosen UIN Belajar ke Gereja Dikenai Sanksi Senin

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • UIN Ar-Raniry. Wikimedia.org

    UIN Ar-Raniry. Wikimedia.org

    TEMPO.CO, Banda Aceh- Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Rosnida Sari yang mengajak mahasiswanya belajar ke gereja membuat heboh Aceh. Pihak Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN, tempat Rosnida mengajar telah menyikapi hal tersebut dan telah memberikan rekomendasi kepada Rektor. (Baca: Heboh, Dosen IAIN Ajak Mahasiswa Belajar di Gereja)

    Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry, A. Rani Usman mengatakan pihaknya telah mengadakan rapat senat fakultas dan dengar pendapat dengan dosen tentang masalah tersebut. "Rapat dalam rangka menindak-lanjuti kasus dosen mengajak mahasiswa ke gereja, yang bersangkutan juga telah diajak bicara," katanya kepada Tempo, Jumat 9 Januari 2014. (Baca:Heboh Dosen UIN Ajak ke Gereja Bermula di Facebook)

    Menurut A Rani, saat ini rektor masih di luar daerah dan kemungkinan besar pada Senin mendatang sudah disikapi bagaimana sanksi yang diambil kepada dosen tersebut. "Dosen yang bersangkutan juga telah dimintai klarifikasi dan bersedia menerima kebijakan kampus." (Baca:Dosen Ajak Mahasiswa ke Gereja, Ini Usulan Sanksinya)

    Rosnida sendiri tidak berhasil dihubungi Tempo. Ponselnya tidak aktif dan pesan yang dikirim juga tak berbalas. Di kampus UIN, Rosnida juga tidak diketahui keberadaannya. A Rani mengatakan ia tidak masuk selama dua hari, "Saya coba telepon juga tidak aktif," kata A Rani.

    ADI WARSIDI

    Baca berita lainnya:
    Heboh, Dosen IAIN Ajak Mahasiswa Belajar di Gereja

    'PNS Seksi' di Kota Bekasi Ditegur

    Penyelam Belut Air Asia Jumpa Hiu: Assalamualaikum

    Beresi Kisruh Penerbangan, Jonan Ikuti Cara Susi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.