Heboh, Dosen IAIN Ajak Mahasiswa Belajar di Gereja  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan calon mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Ampel mengikuti upacara detik-detik Proklamasi 17 Agustus di Lapangan IAIN di Surabaya, Senin (17/08). Foto:TEMPO/Dwi Narwoko

    Ratusan calon mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Ampel mengikuti upacara detik-detik Proklamasi 17 Agustus di Lapangan IAIN di Surabaya, Senin (17/08). Foto:TEMPO/Dwi Narwoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Dosen Institut Agama Islam Ar-Raniry Darussalam Banda Aceh, Rosnida Sari, mengajak mahasiswanya berkunjung ke gereja di kota Serambi Mekkah. Tujuannya adalah mengetahui pandangan relasi laki-laki dengan perempuan dalam agama Kristen.

    "Niat untuk membawa mahasiswa ini karena saat berada di Adelaide, Australia, saya banyak berteman dengan teman lokal," kata Rosnida seperti dikutip dari laman Australiaplus.com, Senin, 5 Januari 2015.

    Rosnida merupakan alumnnus Flinders University, Australia Selatan. Ia sempat tinggal bersama penduduk lokal Flagstaff Hill selama tiga bulan. Dia sering memenuhi undangan pesta barbeque dan piknik, bahkan ikut dalam kegiatan gereja-gereja di sana. (Baca: Peminat Perguruan Tinggi Islam Meningkat Pesat)

    Contoh kegiatan gereja yang diikuti Rosnida antara lain bergabung dengan klub rajut dan ikut dalam penggalangan dana. Saat teman-teman Rosnida mengetahui bahwa ia beragama Islam, mereka ingin diajak berkunjung ke masjid. Namun keinginan itu tidak pernah terpenuhi.

    Saat kembali ke Indonesia, Rosnida melobi salah satu temannya yang seorang pendeta supaya diizinkan membawa mahasiswanya ke gereja. Tujuannya adalah mereka bisa menghilangkan prasangka yang dibentuk oleh media atau dari perbincangan orang lain.

    "Dengan mendengar langsung dari Pak Pendeta, pemeluk agama Kristen, saya harap para mahasiswa ini bisa bertanya langsung sehingga memahami hal-hal yang berkaitan dengan agama Nabi Isa ini," ujar Rosnida dalam surat terbuka.

    DEWI SUCI RAHAYU

    Baca Berita Terpopuler
    Menteri Jonan: Kenapa Saya Harus Tunduk pada Singapura?
    10 Kartun Charlie Hebdo yang Kontroversial
    Jonan: Dirjen Perhubungan Udara Bubarkan Saja
    PKL Beri Amplop Lurah Susan, Apa Reaksinya? 
    Penyerang 'Pembalasan Nabi' Charlie Hebdo Tewas  

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.