Jonan Menggebrak, Citilink Tidak Kaget

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menhub Ignasius Jonan (kanan) berbincang dengan salah satu stafnya saat memberikan keterangan pers terkait pencarian pesawat Air Asia bersama CEO Air Asia, Tony Fernandes (kiri), di Otoritas Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, 29 Desember 2014.  TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Menhub Ignasius Jonan (kanan) berbincang dengan salah satu stafnya saat memberikan keterangan pers terkait pencarian pesawat Air Asia bersama CEO Air Asia, Tony Fernandes (kiri), di Otoritas Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, 29 Desember 2014. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Citilink, Benny ButarButar, mengatakan jadwal penerbangan Citilink tidak ada yang dibatalkan sampai saat ini. "Semua aktivitas penerbangan berjalan lancar sesuai jadwal," kata Benny saat dihubungi Tempo, Rabu, 7 Januari 2015.

    Selain itu, mengenai kebijakan Menteri Perhubungan mengeluarkan tarif batas bawah atau low cost carrier (LCC) untuk maskapai murah, Benny mengatakan tidak masalah. "Kami juga tidak terkejut dengan kebijakan Menteri Jonan," ujar Benny. (Baca: Menteri Jonan: Kenapa Saya Harus Tunduk Singapura?)

    Benny mengatakan selama ini Citilink tidak memberlakukan tarif murah tapi tarif yang disebut dengan Premium LCC. "Karena kami enggak mau murahan," kata Benny. Citilink selalu mengutamakan keamanan bagi penumpang. Karena itu, Citilink menerapkan tarif penerbangan sesuai dengan tuntutan pasar dan keamanan. "Kami menjual keamanan paling utama kepada penumpang," ujarnya. Walau dengan tarif yang tidak semurah maskapai lain, Benny mengatakan, Citilink masih menjadi maskapai yang dipilih oleh masyarakat Indonesia. (Baca: Santunan Pemakaman Korban Air Asia Diprotes)

    Sebelumnya, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan berencana mengeluarkan peraturan tentang pengaturan tarif batas bawah untuk maskapai berbiaya murah. Peraturan tersebut mengatur tarif batas bawah sebesar 40 persen dari patokan tarif batas atas. Kebijakan tersebut diharapkan dapat membuat maskapai lebih peduli terhadap aspek keselamatan penumpangnya. (Baca: 7 Pejabat Terkait Air Asia Dihukum, Atasan Kena?)

    Untuk kebijakan Menteri Jonan yang akan menginvestigasi semua maskapai di Indonesia, Benny mengatakan Citilink tidak masalah. "Kami menyambut baik rencana ini," ujar Benny. Dengan dilakukannya investigasi, semua maskapai akan terbuka dan masyarakat dapat mengetahui seluk-beluk maskapai tersebut. "Jadi akan kelihatan dari hasil investigasi itu," kata Benny.

    Untuk Citilink, investigasi ini akan memberitahukan ke masyarakat bahwa Citilink aman dan berkualitas. "Kami berharap diaudit," kata Benny.

    ODELIA SINAGA

    Baca berita lainnya:
    Khotbah Jumat Ngawur, NU: Jemaah Boleh Interupsi
    Ekor Air Asia Ditemukan, Penyelam Kehabisan Oksigen

    Heboh Wanita Medok Halau ISIS di YouTube

    Interupsi Khotbah Jumat Ngawur Boleh, Ini Dasarnya  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H