Dicari KPK, Mobil Fuad Amin Ditemukan di Terminal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas melihat 5 mobil milik Fuad Amin Imron, tersangka kasus dugaan suap suplai gas alam di Bangkalan, yang terparkir di Gedung KPK, Jakarta, 23 Desember 2014. 5 mobil tersebut yaitu Alphard, Camry, CRV, Swift, dan Kijang Innova disita KPK. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Petugas melihat 5 mobil milik Fuad Amin Imron, tersangka kasus dugaan suap suplai gas alam di Bangkalan, yang terparkir di Gedung KPK, Jakarta, 23 Desember 2014. 5 mobil tersebut yaitu Alphard, Camry, CRV, Swift, dan Kijang Innova disita KPK. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Bangkalan - Aparat Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Bangkalan, Jawa Timur, menyita sebuah Toyota Land Cruiser bernomor polisi L-81-SM yang diduga milik Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Bangkalan Fuad Amin Imron. Mobil mewah itu sudah lama dicari-cari Komisi Pemberantasan Korupsi sejak Fuad ditangkap pada 3 Desember 2014.

    "Benar, itu mobil yang dicari KPK," kata Kepala Polres Bangkalan Ajun Komisaris Besar Sulistyono, Selasa, 6 Januari 2015. (Baca berita terkait: KPK Indikasikan Fuad Amin Cuci Uang Korupsinya)

    Mobil mewah itu ditemukan polisi di tepi jalan depan terminal bus Bangkalan. Saat ditemukan, mobil tersebut tak bertuan. Pintunya tidak dikunci, seperti sengaja ditinggalkan begitu saja. Menurut sejumlah saksi mata, kata Sulistyono, mobil itu sudah terparkir di depan terminal sejak pukul 02.00, Selasa.

    "Kunci otomatisnya ditemukan di bawah karpet bagian depan. Surat kendaraannya ditemukan di dalam laci, atas nama Padli, warga Kalimas, Surabaya," ujarnya. (Baca: 'Obat', Kode Fuad Amin Rayu Penyidik KPK)

    Polisi langsung mengkoordinasikan temuan itu dengan KPK. Menurut Sulistyono, KPK meminta mobil tersebut untuk sementara waktu diamankan di Polres Bangkalan. "Kami minta Samsat untuk mengecek nomor rangka dan nomor mesinnya," kata Sulistyono.

    Dengan ditemukannya kendaraan ini, total KPK telah menyita tiga unit mobil milik bekas Bupati Bangkalan dua periode itu. Dua mobil sebelumnya disita KPK pada akhir Desember 2014 dari rumah pribadi Fuad di Desa Sak-sak, Kelurahan Kraton, yaitu Toyota Alphard bernomor polisi L-1956-M dan Toyota Kijang Innova silver M-1299-GC. (Simak pula: KPK Tangkap Fuad Amin, Politikus Hanura Tak Kaget)

    MUSTHOFA BISRI

    Berita Terpopuler:
    Jokowi Diingatkan Tolak Budi Gunawan untuk Kapolri
    Pemandu di Bus Wisata Curhat 'Kejamnya' Ahok  
    Riset BMKG: Air Asia Jatuh karena Mesin Beku
    Ulama Malaysia Haramkan Yoga dan Kopi Luwak


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.