Jokowi Terima Dua Calon Pengganti Hamdan di MK

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Pansel Hakim Konstitusi Saldi Isra (tengah) bersama keenam anggota, memberikan keterangan pers usai bertemu Presiden Joko Widodo di Kantor Kepresidenan, Jakarta, 5 Januari 2015.  ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Ketua Pansel Hakim Konstitusi Saldi Isra (tengah) bersama keenam anggota, memberikan keterangan pers usai bertemu Presiden Joko Widodo di Kantor Kepresidenan, Jakarta, 5 Januari 2015. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Panitia Seleksi Calon Hakim Mahkamah Konstitusi menyerahkan dua nama kandidat hakim konstitusi ke Presiden Joko Widodo. Nama tersebut yakni I Dewa Gede Palguna, dosen hukum tata negara Universitas Udayana, Bali; dan Yuliandri, guru besar hukum Universitas Andalas, Padang. "Kami serahkan I Dewa Gede Palguna dan Yuliandri," kata ketua panitia seleksi, Saldi Isra, setelah bertemu dengan Jokowi di Kantor Presiden, Senin, 5 Januari 2015. (Baca: Alasan Hamdan Zoelva Mundur dari Seleksi Hakim MK)

    Keduanya menyisihkan tiga calon lain, yakni anggota Komisi Yudisial, Imam Anshori Saleh; dosen hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta, Aidul Fitriaciada Azhari; dan dosen hukum Universitas Padjadjaran, Bandung, Indra Perwira. (Baca: Ini 5 Calon Hakim MK yang Lolos Seleksi Wawancara)

    Kedua nama itu disepakati tujuh anggota panitia seleksi. Anggota tim ini antara lain Todung Mulya Lubis, Refly Harun, Harjono, dan Maruarar Siahaan.

    Saldi mengatakan keputusan mengajukan Palguna dan Yuliandri bersifat bulat. Tak ada anggota tim yang berpendapat berbeda dalam hasil akhir tersebut.

    Kedua calon, menurut dia, juga terbukti bersih berdasarkan penelusuran dan verifikasi Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan serta Komisi Pemberantasan Korupsi. "Hasilnya tak ada masalah," kata Saldi.

    Palguna dan Yuliandri telah lolos tes kesehatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat. Masyarakat juga tak memberikan banyak catatan tentang integritas dan independensi keduanya. "Tak ada yang terindikasi narkoba," katanya.

    FRANSISCO ROSARIANS

    Baca juga:
    Bulog Berharap Pemerintah Lanjutkan Program Raskin
    Ini Alasan Johan Mundur dari Juru Bicara KPK

    Bakteri Kolera Menyantap Gen Inang

    Jennifer Aniston Tak Sesali Perceraiannya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.