3 Jenazah Korban AirAsia QZ8501 Diterbangkan ke Surabaya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim SAR gabungan membawa Jenazah yang telah dievakuasi dengan Helikopter Seahawk milik Amerika Serikat di Lanud Iskandar, PangkalanBun, Kalteng, 4 Januari 2014. Di hari ke 8 Tim evakuasi gabungan kembali menemukan tiga jenazah penumpang pesawat AirAsia QZ8501, jenazahditemukan Kapal Laut Onami milik Jepang di koordinat 04.02.55 LS dan 110.21.96 BT. TEMPO/Dasril Roszandi

    Tim SAR gabungan membawa Jenazah yang telah dievakuasi dengan Helikopter Seahawk milik Amerika Serikat di Lanud Iskandar, PangkalanBun, Kalteng, 4 Januari 2014. Di hari ke 8 Tim evakuasi gabungan kembali menemukan tiga jenazah penumpang pesawat AirAsia QZ8501, jenazahditemukan Kapal Laut Onami milik Jepang di koordinat 04.02.55 LS dan 110.21.96 BT. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Pangkalan Bun - Tiga jenazah pesawat AirAsia QZ8501 diterbangkan dari Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Barat, Senin, 5 Januari 2015, pukul 16.30 WIB. Dua jenazah laki-laki dan dan satu perempuan yang diterbangkan pesawat CN-295 itu akan dikirim ke Surabaya. (Baca: 4 Jenazah Korban Air Asia QZ8501 Teridentifikasi)

    Tim SAR gabungan menggelar upacara penghormatan bagi tiga jenazah itu sebelum penerbangan. Upacara digelar di Landasan Udara Iskandar, tepatnya di sebelah lokasi parkir pesawat CN-295.

    Tiga jenazah itu dimasukkan ke tiga peti, masing-masing peti bertuliskan "035", "036", dan "037". Artinya, sudah ada 37 jenazah korban insiden AirAsia QZ8501 yang berhasil ditemukan. (Baca:Polri Selidiki Penyebab Kecelakaan Air Asia QZ8501 )

    Belum ada keterangan resmi ihwal pemindahan jenazah itu ke Surabaya. Pada pukul 16.45 WIB, para wartawan sudah berkumpul di ruang konferensi pers untuk mendapatkan informasi resmi terkini.

    Pesawat AirAsia QZ8501 jatuh di perairan Selat Karimata, Kalimantan Tengah, pada Ahad pagi, 28 Desember 2014, setelah sempat hilang kontak. Pesawat itu membawa 155 penumpang dan 7 awak. (Baca:Jonan Bekukan Rute AirAsia, Ada Tiga Keanehan)

    MUHAMAD RIZKI

    Baca juga:
    Blusukan Ruang Wartawan, Jokowi Janjikan Perbaikan
    Banjir Terjang Ribuan Rumah di Banten
    Usai Tinjau Banjir, PM Malaysia Terinfeksi E.coli
    Katak Bisa Melahirkan Ditemukan di Sulawesi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.