'Warning' Amerika Serikat, Kapolda: Surabaya Aman  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anak-anak melintas di bawah pohon bunga Tabebuya merah (tabebuia chrysotricha) di pedestrian jalan Embong Malang, Surabaya, 17 November 2014. Di akhir musim kemarau, pohon tabebuya mulai bermekaran dan mempercantik jalanan kota Surabaya. TEMPO/Fully Syafi

    Anak-anak melintas di bawah pohon bunga Tabebuya merah (tabebuia chrysotricha) di pedestrian jalan Embong Malang, Surabaya, 17 November 2014. Di akhir musim kemarau, pohon tabebuya mulai bermekaran dan mempercantik jalanan kota Surabaya. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Surabaya - Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Inspektur Jenderal Polisi Anas Yusuf mengatakan belum mengetahui secara resmi peringatan ancaman dini yang dikeluarkan oleh Kedutaan Amerika Serikat untuk Indonesia. (Baca: Risma Tak Percaya Peringatan Dini Amerika Serikat)

    Anas mengetahui informasi itu dari media sosial maupun dari media online. "Secara resmi saya memang belum menerimanya," kata Anas kepada wartawan usai jumpa pers di crisis center Markas Polda Jawa Timur, Ahad, 4 Januari 2015.

    Ia mengatakan, Polda Jawa Timur telah melakukan deteksi berbagai kemungkinan isi surat tersebut. Salah satunya menempatkan personil di berbagai tempat yang telah ditentukan. "Kemungkinannya apa saya juga belum tahu, karena belum menerima suratnya secara resmi," kata Anas. (Baca: 'Jauhi Hotel dan Bank Terkait Amerika di Surabaya')

    Menurut Anas, Kedutaan Amerika Serikat mengeluarkan surat peringatan itu kepada warganya untuk mewaspadai berbagai tindakan terorisme. Hal itu sifatnya hanya antisipasi dari Amerika Serikat untuk mengamankan warganya yang tinggal di Surabaya. "Pertimbangannya apa saya juga belum tahu," kat Anas.

    Sejauh ini, kata dia, belum ada yang perlu diwaspadai. Status Jawa Timur maupun Surabaya, kata Anas, masih aman dan tetap kondusif. "Jadi belum ada siaga satu, karena itu sifatnya hanya antisipasi," kata dia. (Baca: Kedubes AS Peringatkan Warganya di Surabaya)

    Kedubes AS untuk Indonesia mengeluarkan peringatan keamanan bagi warga Amerika yang ada di Surabaya. Pernyataan itu termuat dalam laman situs resminya pada Sabtu, 3 Januari 2015. "Kedutaan Besar Amerika Serikat menyadari adanya potensi ancaman terhadap hotel dan bank terkait dengan Amerika Serikat di Surabaya, Indonesia," tulis kedutaan AS dalam pernyataan di situs resminya itu.

    MOHAMMAD SYARRAFAH

    Baca berita lainnya:
    Jonan Balas 'Surat Cinta' Pilot Qatar Airways

    Surat Cinta Menteri Jonan untuk Para Pilot

    AirAsia Mirip Garuda yang Mendarat di Sungai

    Bodi AirAsia Ditemukan, Kapal Singapura Dapat Apa?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.