Tragedi AirAsia, Total 34 Korban Ditemukan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas medis membawa Jenazah korban pesawat AirAsia yang di bawa dari Helikopter Seahawk milik Amerika Serikat di Pangkalan Bun, Kalteng, 4 Januari 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    Petugas medis membawa Jenazah korban pesawat AirAsia yang di bawa dari Helikopter Seahawk milik Amerika Serikat di Pangkalan Bun, Kalteng, 4 Januari 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Surabaya - Empat jenazah yang menjadi korban kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501 yang baru ditemukan tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur di Jalan Ahmad Yani, Surabaya, sekitar pukul 21.00. Dengan datangnya empat jenazah itu, berarti saat ini sudah 34 korban yang telah dievakuasi. Empat jenazah itu langsung dimasukkan ke posko Disaster Victim Identification (DVI) untuk proses identifikasi.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Timur Komisaris Besar Awi Setiyono mengatakan, sampai hari kedelapan, total ada 34 jenazah yang sudah tiba di Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses identifikasi. Sembilan di antaranya sudah diketahui identitasnya dan langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. "Sembilan jenazah itu lima perempuan dan empat laki-laki," kata Awi kepada wartawan di posko crisis center, Ahad, 4 Januari 2015 (baca juga: Tiga Korban Air Asia Dievakuasi Kapal Jepang).

    Tim DVI saat ini masih menelisik sembilan jenazah untuk diidentifikasi. Sedangkan 12 jenazah yang datang pada Sabtu siang, 3 Januari 2015, sampai pukul 18.00 baru selesai dilakukan pemeriksaan postmortem. "Empat empat jenazah yang baru tiba akan diproses besok pagi," kata Awi.

    Empat jenazah yang baru datang itu terdiri atas kode jenazah nomor 031 laki-laki dewasa, 032 perempuan dewasa, 033 laki-laki dewasa, dan 034 perempuan dewasa. Keempat jenazah ini ditemukan pada Ahad sore, 4 Januari 2015 (baca juga: Basarnas Temukan Lagi Serpihan Air Asia).

    MOHAMMAD SYARRAFAH

    Berita lian:
    Jonan Balas 'Surat Cinta' Pilot Qatar Airways 
    Surat Cinta Menteri Jonan untuk Para Pilot
    Bodi Air Asia Ditemukan, Kapal Singapura Dapat Apa?  




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan RUU Perlindungan Data Pribadi

    Pembahasan RUU Perlindugan Data Pribadi sedianya sudah berjalan sejak tahun 2019. Namun sampai awal Juli 2020, pembahasan belum kunjung berakhir.