Ini 9 Korban AirAsia yang Telah Diidentifikasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jenazah Juanita Limantara, penumpang Air Asia QZ8501 tiba di Rumah Persemayaman Adi Jasa, Surabaya, Jatim, 4 Januari 2015. Juanita Limantara, satu dari tiga jenazah penumpang AirAsia yang hari ini berhasil diidentifikasi oleh tim DVI yang kemudian diserahkan kepada pihak keluarga. TEMPO/Fully Syafi

    Jenazah Juanita Limantara, penumpang Air Asia QZ8501 tiba di Rumah Persemayaman Adi Jasa, Surabaya, Jatim, 4 Januari 2015. Juanita Limantara, satu dari tiga jenazah penumpang AirAsia yang hari ini berhasil diidentifikasi oleh tim DVI yang kemudian diserahkan kepada pihak keluarga. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim gabungan Badan Search and Rescue Nasional menemukan dan mengevakuasi 31 korban kecelakaan AirAsia QZ8501 di Selat Karimata. Namun, Tim Disaster Victims Identification (DVI) Kepolisian RI baru bisa mengidentifikasi 6 jasad korban yang ditemukan dalam berbagai kondisi. (Baca:3 Korban Air Asia Teridentifikasi, Total 9 Jasad)

    Basarnas menemukan 3 jasad pertama kali pada Selasa, 30 Desember 2014. Dua korban berjenis kelamin perempuan dan satu laki-laki. Pada hari berikutnya, Basarnas terus menemukan hasil. Kini, sebanyak 30 jasad korban berada di Rumah Sakit Bhayangkara Kepolisian Daerah Surabaya. Satu korban masih dievakuasi oleh tim SAR dengan kapal RSS Persistance Singapura pagi tadi. (Baca: Seahawk AS Bawa 3 Jenazah Air Asia QZ8501)

    Tim DVI terus berupaya mencocokkan data ante mortem keluarga dengan data premier dan sekunder yang melekat di jasad korban. Adapun unsur data yang premier yaitu DNA, sidik jari, rambut, dan komposisi gigi. Data sekunder yang juga bisa menjadi penanda, yaitu pakaian, aksesoris, dan kartu identitas. (Baca: Ribut AirAsia , Jonan Panggil Dua Pejabat Ini)

    Berikut data lengkap 9 korban yang telah teridentifikasi oleh Tim DVI pada Ahad, 4 Januari 2015. Tempo telah mencocokkan identitas korban dengan daftar manifest yang dikeluarkan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan:

    1. Hayati Lutfiah Hamid, 40 tahun, perempuan, Sidoarjo Jawa Timur, RCCVPZ / Y, kursi 23B. Jenazah dapat diidentifikasi dari nama identitas yang masih melekat di pakaian, tanda bekas operasi, dan sidik jari.

    2. The Meiji Thejakusuma, 44 tahun, asal Kupang Indah Surabaya, NDNGJT / U, kursi 10E. Jenazah diidentifikasi dari sidik jari dan gigi korban yang sesuai dengan ante mortem keluarganya.

    3. Kevin Alexander Soetjipto, laki-laki, 20 tahun, asal Malang, XFMYXA / A, kursi nomor 6A. Jenazah diidentifikasi dari sidik jari dan gigi korban yang sesuai dengan ante mortem keluarganya.

    4. Hendra Gunawan Syawal, laki-laki, 23 tahun, asal Surabaya, D6PB9V / L, kursi nomor 19A. Jenazah dapat diidentifikasi dari sidik jari, gigi, dan kaos bertuliskan angka 5 warna biru, dan kalung yang dipakai korban.

    5. Grayson Herbert Linaksita, laki-laki, 11 tahun, warga Lebak Indah Mas Surabaya, X7RZGI / V, kursi nomor 21C. Jenazah diidentifikasi dari sidik jari dan gigi korban yang sesuai dengan ante mortem keluarganya.

    6. Jie Stevie Gunawan, perempuan, 10 tahun, warga Surabaya, WI9I6U / U, kursi nomor 24D.

    7. Juanita Limantara, perempuan, 30 tahun, warga Surabaya, VCFKGJ / P, kursi nomor 26B.

    8. Khairunisa Haidar Fauzi, perempuan, 22 tahun, warga Palembang, pramugari. Jenazah teridentifikasi dari sidik jari, gigi, seragam AirAsia, dan name tag yang masih melekat di tubuh korban.

    9. Wismoyo Ari Pambudi, laki-laki, 24 tahun, warga Klaten Jawa Tengah, pramugara.

    PUTRI ADITYOWATI

    Baca berita lainnya:
    Jonan Balas 'Surat Cinta' Pilot Qatar Airways
    Surat Cinta Menteri Jonan untuk Para Pilot

    AirAsia Mirip Garuda yang Mendarat di Sungai

    Bodi AirAsia Ditemukan, Kapal Singapura Dapat Apa?

    Jonan Bekukan Rute Air Asia, Singapura Bereaksi  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.