Korban AirAsia QZ8501 Ketemu, Masih Ada 10 Misteri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat AirAsia Indonesia Airbus A320 pada saat peresmian operasional di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Maret 2012. PT Indonesia AirAsia akan mengoperasikan 17 unit pesawat Airbus A320, menggantikan Boeing Classic 737-300. Dok. TEMPO/Jacky Rachmansyah

    Pesawat AirAsia Indonesia Airbus A320 pada saat peresmian operasional di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Maret 2012. PT Indonesia AirAsia akan mengoperasikan 17 unit pesawat Airbus A320, menggantikan Boeing Classic 737-300. Dok. TEMPO/Jacky Rachmansyah



    9. Apa lagi yang penting buat keluarga korban?
    Dalam insiden seperti ini, banyak informasi berseliweran. Pemerintah diminta melindungi keluarga korban penumpang dan awak AirAsia QZ8501 untuk menjernihkan informasi dan melindungi keluarga dari siaran evakuasi yang menyedihkan.

    10. Apakah keputusan AirAsia QZ8501 memajukan jadwal terbang jadi pertimbangan dalam penyidikan?
    Mantan Inspektur Jenderal Departemen Transportasi Amerika Serikat, Mary Schiavo, mengatakan, penting untuk mempertimbangkan kenapa sebuah pesawat lepas landas sebelum waktu keberangkatan yang dijadwalkan. "Pertanyaan saya, kenapa jadwalnya dimajukan? Apakah mereka mencoba mengalahkan cuaca?" ujarnya. Pesawat AirAsia tujuan Singapura ini sebelumnya berencana take off dari Bandara Juanda, Surabaya menuju Singapura pada pukul 08.00 WIB. Namun, maskapai AirAsia mempercepat jam lepas landas, menjadi pukul 05.35 WIB.

    CNN | NINIS CHAIRUNNISA

    Topik terhangat:

    AirAsia | Banjir | Natal dan Tahun Baru | ISIS | Susi Pudjiastuti

    Berita terpopuler lainnya:
    Ini Dia Harga Baru Premium dan Solar 
    Duka Air Asia, Ngunduh Mantu Raffi Ahmad Dikecam
    Indigo Ingatkan Ahok Soal Tahun Baru dan Gempa Jakarta


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.