4 Korban AirAsia QZ8501 Diterbangkan ke Surabaya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Basarnas, TNI, dan Polri melakukan upacara pelepasan jenazah  korban Pesawat Air Asia QZ-8501 yang sudah di bersihkan menuju pesawat  Hercules CN 130  di lanud Iskandar,Pangkalan Bun, Kalimantan Selatan, Kamis 1 Januari 2015 Ke empat peti  jenazah tersebut menuju bandara Juanda, Surabaya untuk di serahkan kepada keluarga korban. TEMPO/Dasril Roszandi

    Petugas Basarnas, TNI, dan Polri melakukan upacara pelepasan jenazah korban Pesawat Air Asia QZ-8501 yang sudah di bersihkan menuju pesawat Hercules CN 130 di lanud Iskandar,Pangkalan Bun, Kalimantan Selatan, Kamis 1 Januari 2015 Ke empat peti jenazah tersebut menuju bandara Juanda, Surabaya untuk di serahkan kepada keluarga korban. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Pangkalan Bun - Empat jenazah korban kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501 telah diberangkatkan dari Pangkalan Bun ke Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya. Keempat jenazah itu diangkut dengan pesawat Hercules A1320 sekitar pukul 10.30 WIB. (Baca: Data Armada dan Pasukan Pencari Air Asia QZ8501)

    "Hari ini kami menerima empat jenazah, dua wanita dewasa dan dua laki-laki dewasa," kata Direktur Eksekutif DVI Mabes Polri Komisaris Besar Anton Castilani di Landasan Udara Iskandar, Pangkalan Bun, Kamis, 1 Januari 2015. (Baca: Pakai Narkoba, Lisensi Pilot Air Asia Bisa Dicabut)

    Menurut Anton, jenazah tersebut memasuki tahap pembusukan lanjut karena terendam dalam air. "Sementara yang kita terima, seluruh tubuh utuh, ada bekas trauma," katanya. (Baca: Identifikasi Korban Air Asia QZ8501 Makin Sulit)

    Jenazah wanita yang diterima dinihari tadi, kata Anton, menggunakan baju warna merah dengan ciri-ciri tertentu. "Kami duga salah satu kru pesawat," ujarnya. Sementara jenazah laki-laki menggunakan kaus polo berkerah warna biru dongker dengan lambang 3 di lengan kiri. (Baca: Terkait Narkoba, Pilot Air Asia Dilarang Terbang)

    Kemudian, dua lainnya, kata Anton, diidentifikasi laki-laki dan wanita. Jenazah wanita dengan tinggi 167 cm menggunakan kaus dan celana gelap, serta pakaian dalam putih. Sedangkan jenazah laki-laki menggunakan kaus kerah cokelat, celana jins panjang, dan pakaian dalam abu-abu. Di tangannya melingkar jam tangan merek Rolex dan di kantong depan ditemukan ponsel berwarna putih. (Baca: Pilot Air Asia QZ7510 Terendus Pakai Narkoba)

    "Kami hanya melakukan identifikasi awal, pemeriksaan mendetail itu nanti di Surabaya," kata dia. Meskipun memegang kartu identitas, menurut Anton, belum bisa dipastikan itu merupakan miliknya. "Harus ada bukti sekunder," kata dia. (Baca: Fakta tentang 15 Korban Air Asia QZ8501)

    Hingga saat ini, enam jenazah sudah terbang ke Surabaya. Menurut data Basarnas, masih ada dua jenazah lainnya yang ada di KRI Bung Tomo menunggu diangkut ke Pangkalan Bun. Pantauan Tempo, saat ini di sekitar Landasan Udara Iskandar hujan sangat deras. (Baca juga: Evakuasi Air Asia, 69 Penyelam Elite Mulai Bergerak)

    TIKA PRIMANDARI

    Topik terhangat:

    AirAsia | Banjir | Natal dan Tahun Baru | ISIS | Susi Pudjiastuti

    Berita terpopuler lainnya:
    Ini Dia Harga Baru Premium dan Solar
    Duka Air Asia, Ngunduh Mantu Raffi Ahmad Dikecam
    Indigo Ingatkan Ahok Soal Tahun Baru dan Gempa Jakarta


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.