2 Korban AirAsia Dievakuasi, Total 9 Jasad

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim SAR mengevakuasi kantong berisikan jenazah korban Air Asia QZ 8501 ke Eurocopter SA 365/AS365 Dauphin 2 (Dolphin) milik Basarnas di geladak KRI Bung Tomo (TOM)-357 di atas perairan Laut Jawa, Rabu 31 Desember 2014. Basarnas dan tim gabungan TNI-Polri melakukan pencarian dan evakuasi korban jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501 rute Surabaya-Singapura yang hilang kontak sejak 28 Desember 2014. ANTARA FOTO/Lettu Laut (P) Solihin.

    Tim SAR mengevakuasi kantong berisikan jenazah korban Air Asia QZ 8501 ke Eurocopter SA 365/AS365 Dauphin 2 (Dolphin) milik Basarnas di geladak KRI Bung Tomo (TOM)-357 di atas perairan Laut Jawa, Rabu 31 Desember 2014. Basarnas dan tim gabungan TNI-Polri melakukan pencarian dan evakuasi korban jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501 rute Surabaya-Singapura yang hilang kontak sejak 28 Desember 2014. ANTARA FOTO/Lettu Laut (P) Solihin.

    TEMPO.CO, Pangkalan Bun- Tim pencari dan penyelamat gabungan berhasil mengevakuasi dua jenazah korban insiden AirAsia QZ8501 di perairan Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Kamis, 1 Januari 2015. (Baca: Hari Ini, Evakuasi Air Asia Fokus dari Udara)

    Menurut Deputi Operasi Badan SAR Nasional Mayor Jenderal Tatang Zainudin, dua jenazah itu dibawa pada pukul 08.42 WIB. "Dibawa dengan helikopter Bell ke Pangkalan Bun," kata Tatang dalam konferensi pers di kantornya.

    Dengan temuan dua jasad ini, total ada sembilan korban AirAsia yang sudah ditemukan. Dua jenazah sudah diterbangkan ke Surabaya, dua lainnya berada di Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Imanuddin, Pangkalan Bun, dan sisanya masih berada di atas kapal.

    Ditemui terpisah, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah Brigadir Jenderal Hermanu mengatakan dua jenazah yang berada di rumah sakit akan segera diberangkatkan ke Surabaya. Namun pemberangkatan masih menunggu pengambilan jenazah lain yang masih berada di atas kapal. (Jelang hari Kelima Duka Air Asia, 7 Jasad Ditemukan)

    Direktur Eksekutif Disaster Victim Identification Markas Besar Kepolisian Komisaris Besar Anton Castilani mengatakan kondisi jenazah cukup baik dan utuh. "Hanya sudah mengembung karena sudah beberapa hari di laut," katanya. Anton juga mengatakan tak menemukan adanya luka bakar.

    SINGGIH SOARES | TIKA PRIMANDARI (PANGKALAN BUN)

    Berita Terpopuler
    Satu Pramugari Air Asia QZ8501 Ditemukan Pagi Ini
    Ini Dia Harga Baru Premium dan Solar
    Indigo Ingatkan Ahok Soal Tahun Baru dan Gempa Jakarta


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.