Media Asing Kritik Gambar Korban Air Asia di TV  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gambar yang diambil dari video yang dirilis oleh TV One, Tim penyelamat bergelantungan dengan tali saat diturunkan dari helikopter untuk mengevakuasi seorang mayat yang diduga merupakan penumpang AirAsia QZ8501 di perairan Laut Jawa, 30 Desember 2014. (AP Photo)

    Gambar yang diambil dari video yang dirilis oleh TV One, Tim penyelamat bergelantungan dengan tali saat diturunkan dari helikopter untuk mengevakuasi seorang mayat yang diduga merupakan penumpang AirAsia QZ8501 di perairan Laut Jawa, 30 Desember 2014. (AP Photo)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah media asing ramai-ramai mengkritik gambar korban pesawat Air Asia yang ditayangkan secara utuh di salah satu televisi swasta nasional. "Setelah dua hari menunggu, keluarga korban Air Asia sangat terguncang dengan tayangan yang disiarkan secara langsung di televisi swasta di Indonesia," seperti dikutip dari kantor berita Associated Pers, Rabu, 31 Desember 2014. Tayangan ini dinilai melukai hati keluarga korban Air Asia.

    Stasiun televisi tersebut menyiarkan secara langsung proses pencarian korban Air Asia, pada Selasa, 30 Desember 2014. Dalam tayangan tersebut, jasad korban yang sedang mengambang di laut ditampilkan secara utuh. Hal ini membuat keluarga korban yang berada di Bandara Juanda, Surabaya, menangis histeris. (Baca : Air Asia, Bos Onderdil Ini Kehilangan 4 Keluarga)

    Marselinus Saputra, yang kehilangan sepupunya, mengaku terkejut dengan penayangan di stasiun televisi tersebut. "Saya semula mengira mereka akan menyamarkan jasad korban Air Asia, sehingga kami bisa menerima tragedi ini," katanya. (Baca : Jusuf Kalla Akan Temui Keluarga Korban Air Asia)

    Media massa asal Inggris The Independent menyatakan hal serupa. Stasiun televisi ini tidak semestinya menyiarkan gambar korban secara jelas. Berita tersebut menuai kritik di media sosial.

    Tak lama setelah menayangkan gambar korban, pembawa acara stasiun televisi dengan logo warna merah dan putih ini langsung meminta maaf. Ketegangan sempat terjadi di Bandara Juanda. Seorang pegawai Air Asia sempat marah kepada reporter televisi itu karena menyiarkan gambar yang memancing kesedihan keluarga korban.

    DEWI

    Terpopuler
    40 Jasad Korban Air Asia Ditemukan KRI Bung Tomo
    Puing Diduga Air Asia Ditemukan Nelayan Bangka
    Air Asia Raib, Akun Indigo Ini Bikin Heboh
    3 Mayat Diduga Korban Air Asia Ditemukan Basarnas
    3 Jasad Korban Air Asia Bergandengan Tangan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.