Pantau Air Asia, Menteri Jonan ke Belitung

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para Kru Pesawat CN235 Skuadron Udara 800 Wing Udara 1 Puspenerbal, Mayor laut (P) M. Naim (kedua kanan). Pesawat CN235 adalah pesawat buatan kerjasama antara PT Dirgantara Indonesia dengan CASA spanyol, selain untuk mengangkut penumpang pesawat ini berfungsi sebagai patroli maritim.  ANTARA FOTO/Eric Ireng.

    Para Kru Pesawat CN235 Skuadron Udara 800 Wing Udara 1 Puspenerbal, Mayor laut (P) M. Naim (kedua kanan). Pesawat CN235 adalah pesawat buatan kerjasama antara PT Dirgantara Indonesia dengan CASA spanyol, selain untuk mengangkut penumpang pesawat ini berfungsi sebagai patroli maritim. ANTARA FOTO/Eric Ireng.

    TEMPO.CO, Pangkalpinang - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan diinformasikan akan datang ke Bangka Belitung untuk memantau proses pemantauan pencarian pesawat Air Asia QZ8501. Menurut jadwal, Jonan akan berangkat dari Jakarta sekitar pukul 14.00 WIB. (Baca: Nelayan Ini Temukan Serpihan Diduga Air Asia)

    "Kabar terakhir yang kami terima, betul, Menteri Jonan akan datang ke Belitung. Rencananya, dia akan melihat langsung bagaimana proses pencarian pesawat Air Asia yang sudah dilakukan selama ini," ujar Kepala Staf Komando Resor Militer 045 Garuda Jaya Letkol Eko Prayitno kepada wartawan, Selasa, 30 Desember 2014. (Baca: Nelayan Ini Temukan Serpihan Diduga Air Asia)

    Soal perubahan tempat kunjungan Jonan sehubungan adanya serpihan yang diduga milik Air Asia yang ditemukan nelayan di perairan Kepulauan Tujuh, Eko mengatakan belum ada informasi jika Jonan akan terbang juga ke Bangka. "Bisa saja ke Bangka setelah dari Belitung, soalnya dilakukan spontanitas," tuturnya.

    Pesawat Air Asia dengan nomor penerbangan QZ8501 hilang dari pantauan radar otoritas penerbangan di Indonesia pada Ahad pagi, 28 Desember 2014. Pesawat jurusan Surabaya-Singapura yang mengangkut 155 penumpang dan tujuh awak ini terakhir kali terekam berada di atas perairan Belitung pada pukul 06.16 waktu setempat. (Baca: Serpihan Dudaga Air Asia Berwarna Merah dan Putih)

    SERVIO MARANDA

    Baca juga:
    Ahmad Dani Patok Honor Rp 500 Juta di Tahun Baru
    2 Jejak Tuntun Pencarian Air Asia yang Hilang

    Ahok, Fifi Lety, dan Guru Munafik

    Puing Diduga Air Asia Ditemukan Nelayan Bangka
         


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.