Serpihan Diduga Air Asia Berwarna Merah dan Putih

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para Kru Pesawat CN235 Skuadron Udara 800 Wing Udara 1 Puspenerbal, Mayor laut (P) M. Naim (kedua kanan). Pesawat CN235 adalah pesawat buatan kerjasama antara PT Dirgantara Indonesia dengan CASA spanyol, selain untuk mengangkut penumpang pesawat ini berfungsi sebagai patroli maritim.  ANTARA FOTO/Eric Ireng.

    Para Kru Pesawat CN235 Skuadron Udara 800 Wing Udara 1 Puspenerbal, Mayor laut (P) M. Naim (kedua kanan). Pesawat CN235 adalah pesawat buatan kerjasama antara PT Dirgantara Indonesia dengan CASA spanyol, selain untuk mengangkut penumpang pesawat ini berfungsi sebagai patroli maritim. ANTARA FOTO/Eric Ireng.

    TEMPO.CO, Pangkalpinang - Taha, nelayan Belinyu, mengaku menemukan banyak serpihan diduga puing Air Asia QZ8501 di perairan di utara Pulau Bangka pada Ahad, 28 Desember 2014.

    Kepala Bagian Binaan Operasional Direktorat Polair Kepolisian Daerah Bangka Belitung Adi Nugraha mengatakan Taha menemukan banyak puing bertebaran di perairan Kepulauan Tujuh. Serpihan itu berukuran besar dan kecil. "Yang paling besar itu berukuran 4 x 1 meter. Warnanya merah dan putih silver, mirip warna Air Asia," ujarnya. (Baca: Puing Diduga Air Asia Ditemukan Nelayan Bangka)

    Pesawat Air Asia QZ8501 hilang dari pantauan radar otoritas penerbangan di Indonesia pada Ahad pagi, 28 Desember 2014. Pesawat jurusan Surabaya-Singapura yang mengangkut 155 penumpang dan tujuh awak ini terakhir kali terekam berada di atas perairan Belitung pada pukul 06.16 WIB.

    SERVIO MARANDA


    Baca juga:

    Air Asia Ditemukan Dalam 7 Hari, Ini Alasannya
    Puing Diduga Air Asia Ditemukan Nelayan Ahad Lalu
    Intel AS, CIA, Buka Rahasia Soal Penampakan UFO
    Ahmad Dani Patok Honor Rp 500 Juta di Tahun Baru


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.