Sabtu, 17 November 2018

Jokowi Perintahkan TNI dan Polri Ikut Cari AirAsia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Panglima TNI Jenderal Moeldoko (kiri) dan Kepala BIN Marciano Norman (kanan) beri keterangan pers tentang kecelakaan pesawat Air Asia di Sorong, Papua Barat, 28 Desember 2014. Jokowi telah memerintahkan Badan SAR Nasional, Komite Nasional Kesalamatan Transportasi, TNI dan Polri untuk membantu proses pencarian pesawat tersebut. ANTARA/Prasetyo Utomo

    Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Panglima TNI Jenderal Moeldoko (kiri) dan Kepala BIN Marciano Norman (kanan) beri keterangan pers tentang kecelakaan pesawat Air Asia di Sorong, Papua Barat, 28 Desember 2014. Jokowi telah memerintahkan Badan SAR Nasional, Komite Nasional Kesalamatan Transportasi, TNI dan Polri untuk membantu proses pencarian pesawat tersebut. ANTARA/Prasetyo Utomo

    TEMPO.CO, Sorong - Presiden Joko Widodo menyatakan telah menerima laporan dari Menteri Perhubungan Ignatius Jonan ihwal pesawat AirAsia bernomor penerbangan QZ8501 yang hilang kontak dalam penerbangan dari Surabaya menuju Singapura, Ahad pagi, 28 Desember 2014.

    "Saya sudah memerintahkan Badan SAR Nasional, Komite Nasional Kesalamatan Transportasi, serta seluruh jajaran, baik Panglima TNI, Kapolri, dan kepala-kepala staf, untuk bersama-sama ikut mencari," kata Jokowi di Sorong, Papua Barat, Ahad, 28 Desember 2014. (Baca: Buru Titik Jatuh Air Asia, Basarnas Dikerahkan)

    Jokowi menuturkan telah menerima telepon dari Perdana Menteri Singapura dan Australia ihwal kesediaan dua negara itu membantu proses pencarian AirAsia. "Kalau diperbolehkan, mereka juga ingin ikut membantu pencarian," ujarnya. (Baca: Ke Posko AirAsia, Apa yang Dilakukan Menteri Jonan)

    Jokowi juga menyatakan telah memerintahkan Menteri Jonan untuk menghubungi keluarga penumpang dan kru pesawat AirAsia QZ8501. "Kita berdoa semua. Saya dengan seluruh rakyat Indonesia berdoa untuk keselamatan seluruh penumpang dan kru," kata Jokowi.

    AirAsia QZ8501 hilang kontak dalam penerbangan dari Surabaya menuju Singapura pada Ahad pagi, 28 Desember 2014. Pesawat tersebut dijadwalkan tiba di Singapura pukul 07.20 WIB. Namun pesawat hilang kontak sebelum perbatasan Indonesia dengan Singapura. (Baca: AirAsia QZ8501 Baru Bulan Lalu Jalani Perawatan)

    Pesawat jenis Airbus A320-200 ini membawa 155 penumpang, terdiri atas 138 orang dewasa, 16 anak, dan 1 bayi, serta 2 pilot, 4 awak kabin, dan 1 teknisi. Pesawat diterbangkan oleh Kapten Irianto. Pesawat berangkat dari Surabaya pukul 06.36 WIB. Perjalanan dari Singapura ke Surabaya seharusnya memakan waktu 2 jam 20 menit.

    PRIHANDOKO



    Terpopuler
    AirAsia Hilang, Obama Gelar Rapat di Honolulu
    Daftar Nama Kru dan Penumpang AirAsia
    Di Mana Titik AirAsia Hilang di Radar?
    Seperti Apa Jalur AirAsia Versi Flightradar24 ?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.