Rabu, 14 November 2018

Ini Persamaan Banjir di Indonesia dan Malaysia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Banjir di wilayah Pahang, Malaysia, 4 Desember 2014. (harianandalas.com)

    Banjir di wilayah Pahang, Malaysia, 4 Desember 2014. (harianandalas.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Banjir besar kembali mengancam warga DKI Jakarta. Sejak sabtu pagi hujan deras mengguyur hampir seluruh wilayah. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta, ketinggian air di Pintu Air Manggarai sudah mencapai 760 cm. “Sudah di posisi status siaga III,” tulis situs resmi PNPD DKI Jakarta, Sabtu, 27 Desember 2014. (Baca: Hujan Deras, Waspada Banjir di Akhir Pekan)

    Bencana banjir juga terjadi di beberapa wilayah lain seperti Bandung Selatan. Banjir bandang yang terjadi pada Selasa, 23 Desember lalu itu menyebabkan 36 ribu rumah di 9 kecamatan terendam air karena luapan Sungai Cisangkuy, anak Sungai Citarum. Pemerintah kota Bandung telah menetapkan status tanggap darurat bencana hingg 29 Desember 2014.

    Tak hanya di Indonesia, banjir tahun ini juga melanda lima negara bagian di Malaysia sejak 16 Desember 2014. Banjir di Malaysia tahun ini disebut sebagai banjir terparah sepanjang sejarah Malaysia dan menyebabkan 90.250 jiwa harus mengungsi.

    Berikut persamaan banjir di Indonesia dan Malaysia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?