Pelecehan Terhadap Wanita, Khofifah Beri Pemahaman Polwan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Sosial, Khofifah Indra Parawansa di halaman Istana Merdeka, Jakarta, 26 Oktober 2014. TEMPO/Subekti

    Menteri Sosial, Khofifah Indra Parawansa di halaman Istana Merdeka, Jakarta, 26 Oktober 2014. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Sidoarjo - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa memberikan kuliah umum tentang maraknya human trafficking dan pelecehan kepada para polisi wanita di Pusat Pendidikan dan Tugas Umum (Pusdikgasum) Kecamatan Porong Sidoarjo. (Baca: Khofifah Beri Fasilitas bagi TKI Ilegal, Apa Saja?)

    "Pemahaman ini penting bagi para polwan, karena ketika bertugas nanti akan banyak menangani masalah perempuan," kata Khofifah, usai memberikan kuliah umum di aula Pusdikgasum, Selasa, 23 Desember 2014.

    Ketika bertugas, kata Khofifah, di Kepolisian Sektor, Kepolisian Resort, dan Kepolisian Daerah ada bagian yang menangani pelayanan perempuan dan anak, bagian ini akan diisi oleh para polwan yang sudah mendapatkan pendidikan.

    "Pelayanan di bagian ini hanya bisa dicairkan oleh para polwan, karena tidak mungkin laki-laki yang memeriksa," kata menteri berkerudung ini. (Baca: Khofifah ke Lokasi Longsor Banjarnegara Malam Ini)

    Menurut Khofifah, apabila ada korban kasus kekerasan dalam rumah tangga, korban kekerasan tak senonoh, kasus human trafficking, dan berbagai macam permasalahan kesejahteraan lainnya, korban melaporkan ke pihak kepolisian, lalu diperiksa dan dibuatkan berkas acara pemeriksaan oleh polwan, sehingga diharapkan berbagai permasalahan yang menumpuk itu bisa dicairkan karena sesama jenis. "Karena rasa empati dan simpati inilah yang dapat meredakan berbagai masalah itu," kata Khofifah. (Baca: Apa Beda Ahok dengan Menteri Khofifah?)

    Khofifah mencontohkan dalam kasus pelecehan, ketika polwan yang memeriksa semua permasalahan itu, dimungkinkan bisa mencair dan mengorek semua permasalahannya sehingga dapat membantu penyelidikan selanjutnya. "Polwan sangat penting dalam menyelesaikan kasus perempuan," katanya.

    Kedatangan Menteri Khofifah disambut oleh sekitar 1.099 polwan dengan menampilkan  berbagai yel-yel. Kemudian menteri perempuan yang juga menjabat sebagai ketua muslimat itu mengisi kuliah umum sekitar 30 menit. Berbagai materi tentang human trafficking, pelecehan, dan berbagai permasalahan tentang kesejahteraan perempuan disampaikannya dengan lancar. (Baca: Mensos Khofifah Hitung Dosa Korupsi Dana Bansos)

    MOHAMMAD SYARRAFAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.