Naik Hercules Gratis, TKI: Terima Kasih Jokowi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan Tenaga kerja Indonesia ilegal asal Malaysia tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, 23 Desember 2014. Pemerintah Indonesia yang memulangkan Sebanyak 494 TKI non-dokumen ke Tanah Air dengan 5 pesawat Hercules. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Ratusan Tenaga kerja Indonesia ilegal asal Malaysia tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, 23 Desember 2014. Pemerintah Indonesia yang memulangkan Sebanyak 494 TKI non-dokumen ke Tanah Air dengan 5 pesawat Hercules. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Tenaga kerja Indonesia Ilegal yang dipulangkan pemerintah mengucapkan terima kasih atas pelayanan yang diberikan.

    Tanwir Nuzirwan, TKI Asal Pidie, Nangroe Aceh Darussalam, merupakan salah satunya. Tanwir mengantre proses pemeriksaan dokumen keimigrasian saat ditemui Tempo, Selasa, 23 Desember 2014. (Baca: TNI Siapkan 8 Hercules untuk Pemulangan TKI)

    "Saya sangat senang sekali karena bisa dipulangkan dengan cepat," kata Tanwir Nuzirwan, yang mengaku baru ditahan 21 hari di tahanan imigrasi Bukit Jalil. "Kawan-kawan saya ada yang sudah ditahan 5 bahkan 6 bulan."

    Karenanya, Tanwir menyampaikan ungkapan terima kasih kepada pemerintahan Jokowi yang telah membantu kepulangan mereka. "Terima kasih kepada pemerintah yang tetap peduli kepada kami yang bermasalah di negeri orang."

    Tanwir juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Malaysia karena telah menyetujui permintaan pemerintah Indonesia untuk mempercepat pemulangan para pekerja nondokumen.

    Cerita serupa disampaikan Jasminidar asal Lhokseumawe, Aceh, yang harus mendekam di penjara imigrasi selama hampir 2 bulan karena melebihi izin tinggal.

    Jasminidar menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan pemerintah. "Senang, bisa naik kapal tentara," ungkapnya pendek.

    MASRUR | KUALA LUMPUR

    Berita terpopuler lainnya:
    4 Rencana Menteri Susi yang Berantakan
    Gubernur FPI Pantang Ucap Selamat Natal ke Ahok
    Eva Bande, Dipenjara Gara-gara Bela Petani
    Ahok Makan Babi, Ibu-ibu di NTT 'Klepek-klepek'


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.