Jumat, 23 Februari 2018

Leo Batubara : Pemberitaan Media Massa Soal Hendro Tidak Menghakimi

Oleh :

Tempo.co

Sabtu, 25 Juni 2005 05:53 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Pengaduan Masyarakat dan Penegakan Dewan Pers, Leo Batubara, menyatakan pemberitaan tentang Hendropriyono di media tidak menghakimi. "Pemberitaan tentang Hendro bukan trial by the press, karena masih sebatas memenuhi keingintahuan masyarakat,"ujarnya. Sesuai dengan Undang-undang tentang Pers No,or 40 tahun 1999 pasal 6A, pers nasional harus memenuhi hak ingin tahu rakyat. Mdenurut Leo, jika ada media yang sudah memutuskan Hendro bersalah dalam kasus Munir, baru bisa disebut media sudah menghakimi. "Hingga saat ini belum ada, kan, media yang pemberitaannya memvonis Hendro terlibat dalam kasus Munir,"katanya.Menurut Leo, jika Hendro melihat sudah ada media yang memberitakan yang meomvonis dirinya, ia berhak menuntut media tersebut. Leo melihat hingga saat ini media masih berimbang dalam pemberitaan Hendro, karena media tidak memihak.Buktinya Majalah Tempo sudah melakukan wawancara dengan Hendro dua minggu lalu. Selain itu dalam surat pembaca ada dua surat yang satu memihak TPF sedang lainnya memihak Hendro. Yang dilakukan media hanya memberitakan konflik antara Hendropriyono dan TPF Munir agar masyrakat mengetahui permasalahannya.Leo mendukung tindakan Hendro yang tidak langsung mengambil tindakan hukum, namun menggunakan hak jawab dengan bertemu dengan Dewan Pers. Jika ada pengaduan dari masyarakat tentang pemberitaan, menurut Leo, Dewan Pers akan mempertemukan kedua pihak untuk dicarikan jalan keluarnya. Yudha Setiawan

     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Deretan Kasus Rizieq Shihab, 11 Tuntutan dalam 9 Bulan

    Kabar kepulangan Rizieq Shihab pada 21 Februari 2018 membuat banyak pihak heboh karena sejak 2016, tercatat Rizieq sudah 11 kali dilaporkanke polisi.