4 Rencana Menteri Susi yang Berantakan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anak-anak menunjuk spanduk bergambar Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dengan latar kapal yang ditenggelamkan di Gedung Kementerian Kelauatan dan Perikanan, Jakarta, 10 Desember 2014. Selain ramai beredar di media jejaring sosial, gambar/meme Menteri KKP yang akan menenggelamkan kapal asing bila mengambil ikan di Indonesia juga dipasang di Gedung Kementerian KKP. TEMPO/Frannoto

    Anak-anak menunjuk spanduk bergambar Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dengan latar kapal yang ditenggelamkan di Gedung Kementerian Kelauatan dan Perikanan, Jakarta, 10 Desember 2014. Selain ramai beredar di media jejaring sosial, gambar/meme Menteri KKP yang akan menenggelamkan kapal asing bila mengambil ikan di Indonesia juga dipasang di Gedung Kementerian KKP. TEMPO/Frannoto



    3. Gagap dengan Kapal Cina
    Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan pihaknya berhasil menangkap 22 kapal asing milik Cina di Laut Arafura, Papua pada 7 Desember 2014 pukul 15.00 Waktu Indonesia Timur. Keberadaan kapal itu teridentifikasi melalui perangkat sistem identifikasi otomatis atau Automatic Identification System milik Kementerian Kelautan. (Baca juga: Menteri Susi Piloti Pesawatnya Keliling Sumatera)

    Menurut Susi, seluruh kapal milik Cina yang berbobot mati di atas 300 ton itu tertangkap basah saat mencuri ikan di Laut Arafura. Bukannya bersikap tegas seperti terhadap kapal-kapal ikan milik Vietnam, Susi memilih bernegosiasi dengan pemerintah Cina dengan memberi nota resmi membahas aksi kapal milik negara itu yang nota bene tertangkap basah mencuri ikan di Laut Indonesia.

    "Kita ingin bahas ini dari hati ke hati dengan Duta Besar Cina untuk mencapai komitmen bersama terkait praktik illegal fishing, soalnya praktik ini tidak ramah lingkungan," kata Susi di kanotrnya, Senin, 8 Desember 2014. (Baca: Susi Kesal Jutaan Ton Ikan Dirampok Tiap Tahun)

    Sikap Menteri Susi yang ragu-ragu terhadap kapal Cina mendapat sindiran dari Wakil Ketua Komisi Pertahanan DPR Ahmad Hanafi Rais. Hanafi menilai Menteri Kelautan dan Perikanan itu masih tebang pilih dalam menindak kapal asing. "Susi sudah gagah dengan menenggelamkan kapal Vietnam tapi gagap ketika berhadapan dengan Cina dan Jepang," ujar Hanafi, Ahad, 21 Desember 2014.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Para Pencari Suaka Afganistan dan Data Sejak 2008

    Para pencari suaka Afganistan telantar di depan Kementerian BUMN di Jakarta pada Juli 2019. Sejak 2008, ada puluhan ribu pencari suaka di Indonesia.