Jokowi Lunasi Utang Ical, Korban Lapindo Girang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Eskavator melakukan pembangunan tanggul untuk menampung lumpur Lapindo di titik 73B desa kedungbendo, Porong, Sidoarjo, 17 Desember 2014. Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) menganggarkan dana segar senilai Rp 15 miliar untuk pembangunan tanggul baru dan perbaikan tanggul jebol. TEMPO/Fully Syafi

    Eskavator melakukan pembangunan tanggul untuk menampung lumpur Lapindo di titik 73B desa kedungbendo, Porong, Sidoarjo, 17 Desember 2014. Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) menganggarkan dana segar senilai Rp 15 miliar untuk pembangunan tanggul baru dan perbaikan tanggul jebol. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Sidoarjo - Seluruh warga korban lumpur Lapindo yang berada di dalam peta area terdampak mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang telah memberikan keputusan ihwal pembayaran ganti rugi yang belum dilunasi oleh PT Minarak Lapindo Jaya. (Baca: 3 Dalih Pemerintah Jokowi Talangi Utang Lapindo)

    "Kami berasal dari empat desa yaitu Siring, Jatirejo, Renokenongo, dan Kedungbendo, mengucapkan terima kasih," kata koordinator penggerak korban lumpur Lapindo, Djuwito, saat ditemui di titik 42, Desa Renokenongo, Jumat, 19 Desember 2014. (Baca: Ical, Lumpur Lapindo, dan Pemberi Harapan Palsu)

    Warga mendengar kesediaan Presiden Jokowi membayar ganti rugi pada Kamis malam, 18 Desember 2014, dari rekan-rekan mereka di Jakarta. Mengetahui Jokowi akan membayar ganti rugi, sebagian korban lumpur Lapindo langsung sujud syukur. "Karena kami yakin pembayaran ganti rugi pada kali ini akan terealisasi," kata Djuwito. (Baca: Jebolan Ditutup, Lumpur Lapindo Masih Ancam 2 Desa)

    Namun demikian, dia menyarankan, alangkah baiknya apabila Jokowi mengeluarkan peraturan presiden yang isinya mengatur pembayaran ganti rugi, mulai dari tahapan proses pembayarannya hingga waktu terakhir pembayaran. "Payung hukum inilah yang sangat kami butuhkan. Kami khawatir hanya janji tanpa realisasinya," kata Djuwito. (Baca: Soal Lapindo, Ruhut: Ical Bisa Ditertawakan Kodok)

    Ganti rugi tersebut, Djuwito berujar, sangat dibutuhkan oleh korban lumpur Lapindo yang sudah delapan tahun lebih melarat karena tak punya rumah untuk menetap. "Masih banyak yang kos maupun kontrak," kata dia. (Baca: JK Klaim Pemerintah Untung Sita Aset Lapindo)

    Sulastri, seorang korban lumpur Lapindo yang ada di dalam peta area terdampak sudah delapan tahun mengungsi di Balai Desa Gempolsari. "Alhamdulillah, akhirnya Presiden memenuhi janjinya untuk membantu ganti rugi korban lumpur Lapindo, ini sebagai bukti bahwa negara sudah bisa hadir," katanya. (Baca juga: Kasus Lumpur Lapindo, Desmond: Jokowi Sandera Ical)

    MOHAMMAD SYARRAFAH


    Topik terhangat:
    Longsor Banjarnegara | Teror Australia | Pembatasan Motor | Susi Pudjiastuti


    Berita terpopuler lainnya:
    Priyo Budi Diam-diam ke Rumah Akbar Tandjung
    Ucapan Natal, Yenny Wahid: Jokowi Jangan Dengar FPI

    Ahok Mencak-mencak di Balai Kota, Apa Sebabnya?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.