Ulah Jahil Annas Maamun ke Wartawan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Riau, Annas Maamun, memperagakan apa yang dilakukan oleh WW yang diperankan oleh stafnya di Hotel Sultan, Jakarta, 11 September 2014. Anas Maamun, dengan tegas membantah dirinya melakukan pelecehan seksual seperti yang dituduhkan wanita berinisial WW. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Gubernur Riau, Annas Maamun, memperagakan apa yang dilakukan oleh WW yang diperankan oleh stafnya di Hotel Sultan, Jakarta, 11 September 2014. Anas Maamun, dengan tegas membantah dirinya melakukan pelecehan seksual seperti yang dituduhkan wanita berinisial WW. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Riau Annas Maamun ternyata jahil. Saat dicecar pertanyaan oleh wartawan di Komisi Pemberantasan Korupsi, alih-alih menjawab, dia memilih mencubiti perut wartawan. "Ah, pertanyaannya itu terus," kata Annas sambil mencubit, Jumat, 19 Desember 2014. (Baca: Gulat Manurung Didakwa Suap Gubernur Riau Rp 1,9 M)

    Bukan mendapat jawaban, wartawan yang sedang bertanya soal Partai Golkar yang tidak memberikan bantuan hukum terhadap Annas itu malah dibercandai. Tingkah Annas bikin para pewarta lain tertawa. (Baca: Kasus Alih Fungsi Lahan, Annas Maamun Sebut Zulkifli Hasan)

    Seorang wartawan dan juru kamera menjadi sasaran Annas. Lantaran kameramen televisi swasta itu merasa geli, sorotan lensanya jadi tidak fokus. "Pak, jangan cubit-cubit dong," ujar kameramen itu. Bukannya berhenti mencubit, tingkah Annas malah semakin menjadi-jadi. (Baca: KPK Lanjutkan Masa Penahanan Gubernur Riau)

    Kali ini, Annas lebih cair saat menghadapi wartawan. Sebelumnya Annas bahkan pernah menangis saat diberondong pertanyaan oleh wartawan. (Baca: Annas Maamun Menangis Saat Dicecar Wartawan)

    Kepada wartawan, Annas akhirnya mengaku ditanya penyidik soal harga tanah. "Tanah, harga tanah, itu saja," kata pria berusia 65 tahun itu sambil masuk mobil tahanan yang membawanya pergi. (Baca juga: Dua Anak Gubernur Riau Sepekan Tak 'Ngantor')

    MUHAMAD RIZKI



    Topik terhangat:
    Longsor Banjarnegara | Teror Australia | Pembatasan Motor | Susi Pudjiastuti



    Berita terpopuler lainnya:
    Soal Lapindo, Ruhut: Ical Bisa Ditertawakan Kodok
    Priyo Budi Diam-diam ke Rumah Akbar Tandjung

    Ucapan Natal, Yenny Wahid: Jokowi Jangan Dengar FPI

    Ahok Mencak-mencak di Balai Kota, Apa Sebabnya?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.