Menteri Susi ke Sinjai, Disiapkan Rokok dan Kopi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Susi Pudjiastuti (kiri) memberi pengarahan tentang proyek pelabuhan pendaratan ikan Babakan Cikidang, Pangandaran, Jawa Barat, pada Bupati Pangandaran, Endjang Naffandy (tengah), 1 November 2014. TEMPO/Prima Mulia

    Menteri Susi Pudjiastuti (kiri) memberi pengarahan tentang proyek pelabuhan pendaratan ikan Babakan Cikidang, Pangandaran, Jawa Barat, pada Bupati Pangandaran, Endjang Naffandy (tengah), 1 November 2014. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Sinjai - Kepala Seksi Pengawasan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Subandi, mengaku awalnya bingung menyiapkan makanan untuk Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang berkunjung ke Sinjai, Selasa, 16 Desember 2014. Karena itu, Subandi meminta pertimbangan sahabat Susi bernama Zainuddin.

    Zainuddin adalah Ketua Kelompok Hutan Bakau Sinjai. Dia juga pernah sama-sama jual-beli ikan sebelum Susi menjadi menteri. Menurut Subandi, Zainuddin meminta dirinya tak usah repot-repot menjamu Susi. "Katanya, cukup disiapkan rokok dan kopi sudah senang," kata Subandi tertawa, Selasa pagi. "Tapi, kan, beda hidangannya untuk Bu Menteri dengan waktu ia masih jadi penjual ikan." (Baca juga: Mengapa Menteri Susi Ngotot ke Sinjai Hari Ini?)

    Sesuai jadwal yang diterima Dinas Kelautan Sinjai, Menteri Susi rencananya tiba di Sinjai pagi ini sekitar pukul 10.00 Wita. Menteri Susi datang dengan pesawat khusus dari Makassar ke Kabupaten Bone, lalu menempuh jalur darat ke Sinjai. (Baca juga: Antiseremoni Apa yang Dilakukan Menteri Susi di Sinjai?)

    Subandi mengatakan kunjungan Susi akan berlangsung dalam waktu yang cukup cepat. Di setiap lokasi yang akan dikunjungi, Menteri Susi hanya datang di bawah satu jam. "Rata-rata setengah jam," katanya. (Baca juga: Kisah Menteri Susi Belajar Menari dan Mengaji)

    Kepala Dinas Kelautan Sinjai Sultan H. Tare mengatakan sudah menyiapkan keperluan Susi hari ini. Termasuk persiapan titik lokasi hingga hal ringan seperti makanan. Persiapan dilakukan sejak pihaknya menerima surat rencana kunjungan kerja dari Kementerian seminggu yang lalu.

    AAN PRANATA


    Berita lain:
    Jokowi Catat Sejarah Jika Datang ke Raker BPK 
    Rini Soemarno Mau Jual Gedung BUMN ke Ahok 
    Pria Bersenjata Sandera Warga di Australia

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.