Pasek Tantang SBY, Ruhut: Aku Termehek-mehek

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ruhut Sitompul. Tempo/Tony Hartawan

    Ruhut Sitompul. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, menganggap Gede Pasek Suardika hanya berceloteh saat mewacanakan diri bakal maju sebagai pesaing Susilo Bambang Yudhoyono. Pasek mengatakan bakal menantang SBY dalam pertarungan ketua umum partai Mercy pada Kongres Demokrat 2015.

    Menurut Ruhut, Demokrat hanya memiliki satu matahari, yakni SBY. "Aku termehek-mehek saja dengar Pasek mau maju," ujar Ruhut kepada Tempo, Senin, 15 Desember 2014. Ruhut juga menganggap Pasek sebagai orang yang dangkal pengetahuan hukumnya. "Padahal dia dulu Ketua Komisi Hukum DPR."

    Menurut dia, Pasek adalah orang independen yang menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah. "Kalau maju jadi ketua umum, berati dia berafiliasi ke partai," tutur Ruhut. "Berarti dia selama ini menipu Komisi Pemilihan Umum, dong." (Baca: Alasan Gede Pasek Tantang SBY di Kongres Demokrat)

    Sebelumnya, Pasek mengatakan bakal maju dalam perebutan kursi Ketua Umum Demokrat dalam Kongres 2015. Pasek mengaku alasan dirinya maju adalah memberi panggung demokrasi bagi Demokrat. (Baca: Loyalis Anas: Pemecatan Pasek Blunder Demokrat)

    Ia menuding Susilo Bambang Yudhoyono memainkan skenario aklamasi. "Ada tekanan agar pengurus daerah menandatangani surat dukungan bermaterai untuk memilih SBY," ujar Pasek. Loyalis Anas itu mengaku menemukan gerakan wajib tanda tangan dukungan di Bali dan Sumatera.

    MUHAMMAD MUHYIDDIN


    Berita Terpopuler
    Susi: Jangankan Cina, Amerika pun Kita Lawan

    Kontras Ancam Laporkan Jokowi ke PBB 

    Kata KPK Soal Transaksi Mencurigakan Kasus BJB 

    Buat Film Porno di Gereja, Mengaku 'Malaikat' 

    Sebab Rupiah Jadi Mata Uang 'Sampah'  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.