Setelah Berseteru, Hashim dan Ahok Mesra  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta yang juga kader Partai Gerindra, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berbincang dengan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo (kiri) saat tiba di kantor DPP Partai Gerindra (Gerakan Indonesia Raya) di Ragunan, Jakarta Selatan (9/4). Ahok dan Hashim menyambangi kantor DPP Gerindra untuk memantau langsung hasil hitung cepat sementara. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Wakil Gubernur DKI Jakarta yang juga kader Partai Gerindra, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berbincang dengan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo (kiri) saat tiba di kantor DPP Partai Gerindra (Gerakan Indonesia Raya) di Ragunan, Jakarta Selatan (9/4). Ahok dan Hashim menyambangi kantor DPP Gerindra untuk memantau langsung hasil hitung cepat sementara. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo, Rabu, 10 Desember 2014, datang ke Balai Kota, tempat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berkantor.

    Hashim menemui Ahok untuk menyampaikan pengunduran dirinya sebagai Ketua Dewan Pengawas Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan. (Taman Margasatwa Ragunan Akan Buat Safari Night)

    Kemesraan keduanya diperlihatkan ketika sesi wawancara. Awalnya hanya Hashim yang diwawancarai awak media, selang lima menit, Ahok pun muncul. Kedatangan Ahok sempat membuat Hashim terkejut, namun Hashim menyambutnya sambil tertawa dan memberi tempat kepada Ahok untuk diwawacarai. (Adik Prabowo Bikin Museum Situs Majapahit di UGM)

    Di depan wartawan, mimik keduanya tak tampak serius dan menyimpan masalah. Ahok pun sempat berkelakar ihwal pengunduran diri Hashim dari Ragunan. "Saya ingin tahan beliau karena cari yang sejenis lagi susah," katanya, yang disambut tawa oleh Hashim.

    Hashim memuji sikap Ahok yang bijaksana karena bisa menerima pengunduran dirinya dari Ragunan. Hashim yakin Ahok berkomitmen membangun Ragunan menjadi lebih baik.

    Ahok pun balik memuji Hashim. Ia menilai Hashim profesional mengelola Ragunan. "Beliau rekomendasikan saya dokter hewan mana saja yang baik dan PNS di dalam (Ragunan) mana saja yang kerjanya baik," ujar Ahok.

    Hashim mengatakan tidak ada persoalan politik yang dibahas dengan Ahok selama pertemuan yang berlangsung 30 menit itu. "Kami ketawa-tawa. Makan bersama juga tadi," ujar Hashim.

    Hashim dan Ahok terlibat perseteruan politik selama lebih dari dua bulan. Bermula dari sikap Partai Gerindra perihal pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Ahok yang tidak setuju hal itu, memilih mengundurkan diri dari partai yang didirikan oleh kakak Hashim, Prabowo Soebianto.

    Hashim dan Ahok saling beradu argumentasi melalui media massa. Misalnya, Hashim menuduh Ahok berbohong karena mengatakan pengunduran dirinya sudah diketahui partai. Menurut Ahok, dia sudah berpamitan kepada DPP Partai Gerindra, bahkan sempat berkomunikasi denga Hashim. Tapi Hashim membantahnya.

    ERWAN HERMAWAN

    Berita lain:

    Akhirnya Ical Mendukung Perpu Pilkada Langsung
    Jokowi Tak Disambut Siswa di Yogyakarta 
    Gubernur FPI Akhirnya Punya Kantor, Dimana?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.