Ditangkap, Sopir Pertamina Curi 42 Ton BBM Subsidi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mahasiswa menyandra truk tangki SPBU milik Pertamina saat Unjuk rasa di depan Kampus UNM, Makassar, 3 November 2014. TEMPO/Iqbal Lubis

    Mahasiswa menyandra truk tangki SPBU milik Pertamina saat Unjuk rasa di depan Kampus UNM, Makassar, 3 November 2014. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Pekanbaru - Kepolisian Daerah Riau menangkap sopir truk tangki Pertamina, R, penyeleweng bahan bakar minyak bersubsidi, di Kecamatan Bangko Pusako, Rokan Hilir, Riau. Polisi juga mengamankan seorang warga Sumatera Utara, A, sebagai penampung.

    "Keduanya ditangkap saat melakukan pemindahan minyak dari tangki ke jeriken," kata Kepala Subdirektorat Kriminal Khusus Polda Riau Ajun Komisaris Besar Fadilah Zulkarnain kepada wartawan, Kamis, 4 Desember 2014. (Baca: Penyelundupan BBM, Sofyan Djalil: Akibat Subsidi)

    Dari tangan tersangka, ujar dia, polisi mengamankan 42 ton minyak, terdiri atas 23 ton Premium dan 18 ton solar, serta tiga mobil tangki.

    Fadilah menuturkan tersangka R membawa minyak dari Depot Pertamina Dumai untuk disalurkan ke Sumatera Utara. Namun, di tengah perjalanan, R malah memindahkan 42 ton minyak bersama tersangka A yang telah menunggu di sebuah lapangan di Bangko Pusako. (Baca: Chatib Basri Bocorkan Cerita BBM Naik Era SBY)

    Kedua tersangka, kata dia, membuka tangki minyak yang sudah disegel oleh Pertamina, kemudian memindakan 42 ton minyak ke dalam jerigen dan tangki mobil industri berkapasitas 5.000 liter.

    Menurut hasil pemeriksaan, ujar Fadilah, BBM itu akan dijual ke perusahaan yang ada di Riau. Namun, sejauh ini, polisi masih mendalami perusahaan penampung minyak curian tersebut. (Baca: Menkeu Paparkan Manfaat Harga BBM Naik ke Investor)

    Tersangka R mengaku hanya mendapat keuntungan Rp 250 ribu dari penjualan minyak "kencing di jalan" tersebut. "Saya melakukan baru dua kali," ujarnya. 

    RIYAN NOFITRA

    Baca juga:
    Analis : Saham 'Gocap' Bakrie Gara-gara Nama Ical
    Bos Lazada Berbagi Tip Belanja Online
    Kejar 5 Pemain Bintang, MU Siapkan Rp 2,8 Triliun
    KPK Geledah 5 Rumah Fuad Amin, Bukti Diangkut Truk


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.