Tiga Janji Palsu Ical Selama Jadi Ketum Golkar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie memberikan pidatonya saat membuka Musyawarah Nasional IX Partai Golkar di Nusa Dua, Bali, 30 November 2014. TEMPO/Johannes P. Christo

    Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie memberikan pidatonya saat membuka Musyawarah Nasional IX Partai Golkar di Nusa Dua, Bali, 30 November 2014. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Presidium Penyelamat Partai Golongan Karya, Agun Gunandjar Sudarsa, menilai Aburizal Bakrie atau Ical tak punya rekam jejak yang baik di mata sebagian kader. Agun menuturkan penilaian itu terlihat dari banyaknya janji Ical yang tak kunjung terealisasi. "ARB itu penipu," ujarnya ketika dihubungi, Senin, 1 Desember 2014. (Baca: Yorrys: Ical Bikin Partai Lapindo Jaya Saja)

    Saat kampanye pemilihan ketua umum partai beringin lima tahun lalu, kata Agun, Ical pernah menjanjikan kucuran dana abadi partai sebesar Rp 1 triliun dan membangun gedung belasan lantai guna keperluan Sekretariat Dewan Pimpinan Pusat Golkar. Namun janji itu tak terwujud. (Baca: Di Balik Kehadiran Prabowo Cs di Munas Ical)

    Menurut Agun, Ical juga pernah menjanjikan asuransi sebesar Rp 200 juta bagi kader partai yang terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat. "Tapi kewajiban pembayaran premi asuransi itu nyatanya harus ditanggung sendiri oleh masing-masing orang." (Baca: Soal Munas Golkar, Ceu Popong: Mungkin Saya Telmi)

    Bahkan, tutur Agun, bantuan dana bagi kepengurusan dewan pimpinan daerah selama lima tahun ini tak jelas pola distribusinya. "Uang buat DPD I dan II seret," ujarnya. "Saya hanya ingin mengingatkan kader agar tidak terjebak untuk yang kedua kalinya." (Baca: Kubu Agung 'Main Mata' dengan Peserta Munas Bali)

    Sosok Ical kembali masuk dalam bursa calon Ketua Umum Golkar. Ical diperkirakan hanya memiliki satu pesaing, Airlangga Hartanto. Calon ketua umum lainnya, seperti Agung Laksono dan Priyo Budi Santoso, menolak Munas Bali dan membentuk Presidium Penyelamat Golkar. (Baca: Pecat Staf DPP Golkar? Yorrys: Saya Bukan Ical)

    Konflik antarkubu sempat memperlihatkan sinyal rekonsiliasi setelah Ical menyetujui penundaan Munas. "Dia bilang bersedia Munas diundur Oktober 2015. Tapi nyatanya komitmen itu pun dilanggar. Munas Bali tetap jalan. Jadi, janji apa dari dia yang bisa dipercaya?" ujar Agun. (Baca juga: Yorrys: Pecalang di Munas, Bukti Ical Takut)

    RIKY FERDIANTO

    Topik terhangat:

    Golkar Pecah | Wakil Ahok | Kasus Munir | Interpelasi Jokowi | Susi Pudjiastuti

    Berita terpopuler lainnya:
    Jokowi Tampak Mulai Kedodoran Soal Hukum 
    Menteri Yuddy: Tomy Winata Berjiwa Patriotik
    Ini Tempat Bercokol Mafia Migas


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.