Hari AIDS, Ratusan Napi di Kendari Jalani Tes HIV

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang dokter memperlihatkan sample darah saat dilakukan pengujian tes HIV dalam kegiatan Voluntary Counseling and Testing (VCT) di Balai Kota Jakarta, Selasa (22/10). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Seorang dokter memperlihatkan sample darah saat dilakukan pengujian tes HIV dalam kegiatan Voluntary Counseling and Testing (VCT) di Balai Kota Jakarta, Selasa (22/10). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Kendari - Memperingati hari Human Immuno Deficiency Virus (HIV) / Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) se-dunia, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Tenggara menggelar tes HIV untuk warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Punggolaka, Kendari, Sabtu 29 November 2014. (Baca juga: Pengidap HIV/AIDS Malang Tambah 20 Orang per Bulan).

    Bekerja sama dengan Komisi Perlindungan HIV/ AIDS (KPA), Rumah Sakit Bahteramas, dan organisasi wanita pria (Waria) Kendari, pemerintah juga menggelar pijat refleksi dan cukur gundul gratis bagi para narapidana.

    Tes HIV berupa pemeriksaan darah dilakukan pada 300 narapidana. Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sultra, Ilham Djaya, mengatakan rangkaian acara ini bertujuan untuk memberikan pendidikan bagi masyarakat khususnya warga binaan Rutan Kendari. (Baca juga: Jokowi Diminta Naikkan Anggaran AIDS, TB, dan Malaria).

    Sekretaris KPA Sultra, Jasmurni Munir, mengatakan kegiatan tes darah yang dilakukan tersebut bagian dari sosialisasi agar masyarakat mengetahui bahaya HIV AIDS. Komisi sudah menyiapkan tiga rumah sakit umum (RSU) di Sultra yakni RSU Bahteramas di Kendari, RSU Muna, dan RSU Kota Baubau untuk tes tersebut. "Pemeriksaan darah dilakukan untuk mengetahui apakah yang bersangkutan terjangkit HIV/ AIDS atau tidak," ujar Jasmurni.

    ROSNIAWANTY FIKRI

    Berita Terpopuler
    Media Jiran: Jokowi Pakai Jurus 'Ganyang Malaysia' 
    Jokowi dan SBY Seolah Saling 'Sindir' di Medsos 
    Kapal Diusir, Media Jiran Tuding Jokowi Sekutu AS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.