Jaksa Agung Temui Abdul Latief

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Hendarman Supanji mengakui adanya pertemuan antara pemilik PT Lativi Media Karya, Abdul Latief, dan Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh, akhir pekan lalu. Namun, menurut dia, pertemuan itu tidak akan memengaruhi penyidikan kasus kredit macet Lativi.Hendarman mengaku mendampingi Jaksa Agung pada pertemuan, Jumat (10/6) sore, selama satu jam. Ia menolak menjelaskan materi pembicaraan. "Itu confidential aja, deh," katanya kepada wartawan di Kejaksaan Agung, Senin (13/6) sore. Menurut Hendarman, pertemuan itu dilakukan karena Latief ingin menyampaikan informasi-informasi tambahan yang perlu untuk penyidikan. Jaksa Agung pun menyambut positif pertemuan. "Apalagi beliau (Latief) kan bekas menteri. Beliau mendukung pemberantasan korupsi, termasuk yang terjadi di perusahaannya," katanya. Kepala Pusat Penerangan Kejaksaan Agung R.J. Suhandoyo menyatakan, Latief bertemu Jaksa Agung sebagai "warga negara biasa dan bukan sebagai komisaris utama Lativi". "Tak ada kaitan dengan status kedudukannya. Kenapa nggak boleh? You datang saja juga diterima, kan?"Suhandoyo juga menjelaskan, Kejaksaan Agung sedang membuat surat permohonan izin kepada Presiden untuk memangil Gubernur Kalimantan Barat Usman Jafar, yang saat pengajuan kredit menjabat Direktur Utama Lativi. Pada Senin (13/6) ini, tim penyidik Kejaksaan Agung memeriksa dua pejabat PT Lativi Media Karya, yakni Wakil Dirut Harun Kussuwardhono dan Asisten Direktur Akuntansi Eka Utoyo. Jojo Raharjo

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.