Prasetyo Tak Dikenal Politikus NasDem di Kampungnya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jaksa Agung Prasetyo mengikuti acara pelantikan dirinya oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, 20 November 2014. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Jaksa Agung Prasetyo mengikuti acara pelantikan dirinya oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, 20 November 2014. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Tuban - Jaksa Agung M. Prasetyo ternyata tidak dikenal politikus Partai NasDem di daerah asalnya di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. “Ya, justru saya tahu Jaksa Agung berasal dari Kabupaten Tuban dari media,” kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai NasDem Tuban Sumantri kepada Tempo, Sabtu, 22 November 2014. (Baca:Tantangan Jaksa Agung Baru, Berantas Mafia)

    Sumantri dan politikus NasDem Bojonegoro, Alham Ubay, mengatakan jarak umur mereka dengan Prasetyo cukup jauh, sehingga mereka tidak banyak mengenal sosok bekas anggota DPR dari NasDem itu. Prasetyo berusia 67 tahun, sedangkan keduanya baru berkepala empat. (Baca: Politikus NasDem Jadi Jaksa Agung, Aktivis Berduka)

    Alham mengatakan mendengar banyak cerita tentang sosok Jaksa Agung Prasetyo. Misalnya, Jaksa Agung disebut pernah menuntut ilmu di Sekolah Menengah Atas Negeri Bojonegoro. “Saya baru akan mencari keluarganya di sini,” katanya kepada Tempo. (Baca juga: Prasetyo Janji Bereskan Masalah Internal Kejaksaan) 

    Menurut Alham, Prasetyo, adalah tokoh baru di lingkungan NasDem. Yang dia ketahui, Prasetyo pernah berkarier di Kejaksaan Agung. “Beliau harus diberi kesempatan,” kata Alham.

    Presiden Joko Widodo menunjuk Prasetyo sebagai Jaksa Agung menggantikan pejabat lama, Basrief Arief, Kamis, 20 November 2014. Prasetyo adalah bekas politikus NasDem. Sebelumnya, ia menjabat Jaksa Agung Muda Pidana Umum.

    SUJATMIKO

    Berita lain:
    Moratorium Izin Penyelenggara Umrah Diberlakukan
    PNS Era Jokowi Harus Siap Transfer Antarkota Antarprovinsi
    Kenali 7 Tanda Wanita Mabuk Kepayang pada Pria

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.