Dubes Jepang Temui JK Bahas Infrastruktur  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi bersama Wapres Jusuf Kalla saat memimpin Sidang Kabinet Kerja di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, 27 Oktober 2014. Sidang ini merupakan sidang perdana Kabinet Kerja pemerintahan Jokowi-JK. TEMPO/Subekti.

    Presiden Jokowi bersama Wapres Jusuf Kalla saat memimpin Sidang Kabinet Kerja di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, 27 Oktober 2014. Sidang ini merupakan sidang perdana Kabinet Kerja pemerintahan Jokowi-JK. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla bertemu dengan Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Yasuaki Tanizaki, di kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis, 20 November 2014. Yasuaki mengatakan pertemuan itu membahas kerja sama ekonomi, khususnya pengembangan infrastruktur. (Bertemu PM Jepang, Jokowi Bahas Soal Maritim)

    "Kami membahas kerja sama ekonomi di antara kedua negara, khususnya program ekonomi yang menjadi prioritas Presiden Joko Widodo. Bagaimana Jepang memberi bantuan ekonomi, khususnya pengembangan infrastruktur," kata Yasuaki setelah bertemu Kalla.

    Menurut dia, kerja sama pengembangan infrastruktur yang dibahas termasuk pembangunan pembangkit listrik, pembangunan jalan tol, pelabuhan, dan saluran air. "Intinya, bagaimana kerja sama nyata di antara kedua negara bisa dibentuk," katanya. Yasuaki menambahkan, pengembangan infrastruktur termasuk infrastruktur maritim sesuai dengan prioritas Jokowi-Kalla yang memiliki agenda poros maritim. (Jokowi Akrab dengan Pemimpin Cina dan Jepang)

    Menurut Yasuaki, pertemuan ini untuk menindaklanjuti komitmen kerja sama Jepang-Indonesia yang telah disepakati Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Shinzo Abe dalam pertemuan bilateral di Beijing, pekan lalu. "Kemarin di Beijing, kan, Indonesia dan Jepang melakukan pertemuan tingkat tinggi. Kami membahas maritim, dan kali ini kembali dibahas, termasuk soal tol laut," katanya.

    Jepang berharap realisasi kerja sama bisa dilakukan paling lambat tahun depan. Yasuaki telah berkomunikasi dengan beberapa perusahaan Jepang di Indonesia untuk membahas kerja sama dan investasi secara nyata sesuai komitmen kerja sama yang telah disepakati.

    Pekan lalu, Jokowi bertemu Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe di Beijing, Cina. Dalam pertemuan itu, Jokowi mengaku Jepang berkomitmen untuk bekerja sama dengan Indonesia pada bidang pembangunan infrastruktur, khususnya infrastruktur maritim. "Jepang mau bantu di bidang pelabuhan, pembangunan jalan tol, pembangkit listrik," ujarnya.

    ANANDA TERESIA

    Berita Lain
    Ruhut: Lawan Jokowi, DPR Gantung Diri
    Cerita Tes Keperawanan yang Bikin Polwan Pingsan
    Amien, Mantan Petinggi KPK, Pimpin SKK Migas
    Tes Keperawanan Polwan Bikin Heboh Polri


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.