BEM Indonesia Akan Turunkan Jokowi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa menolak kenaikan Bahan Bakar Minyak Bersubsidi di Tangerang, Banten, 18 November 2014. Aksinya tersebut berakhir ricuh saat dibubarkan oleh aparat kepolisian. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Sejumlah mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa menolak kenaikan Bahan Bakar Minyak Bersubsidi di Tangerang, Banten, 18 November 2014. Aksinya tersebut berakhir ricuh saat dibubarkan oleh aparat kepolisian. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah Badan Eksekutif Mahasiwa (BEM) berunjuk rasa menolak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) mulai hari ini, Selasa, 18 November 2014. Pada Kamis, 20 November 2014, BEM seluruh Indonesia akan mengepung Istana Kepresidenan di Jakarta.

    Ketua BEM Universitas Indonesia, Moehamad Ivan Riansa, mengatakan aksi itu tidak hanya gabungan BEM, tapi akan diikuti oleh semua organisasi kepemudaan (OKP) yang menolak kenaikan BBM. "BEM Seluruh Indonesia akan turun bersama semua OKP yang menolak kenaikan harga BBM, kami kepung Istana," kata Ivan saat ditemui Tempo, Selasa, 18 November 2014. (Baca: PKS Akan Interpelasi Jokowi)

    Menurut dia, aksi BEM UI dan mahasiswa kampus lain di seluruh Indonesia sudah mulai dilakukan hari ini. UI sendiri tadi pagi melakukan aksi permulaan di depan stasiun UI. "Tadi pagi hanya satu jam saja karena respon dadakan," katanya. Menurut dia, Jokowi sangat lihai mengalihkan keadaan sehingga orang-orang tidak tahu jika BBM akan dinaikkan tadi malam. "Kita tak tahu karena panglima pun kemarin diundang ke sini (UI)."
    Selanjutnya: Aksi Digelar Rabu 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.