Ada Gempa, Jokowi Telepon Maluku-Sulut-Gorontalo

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi bertepuk tangan saat mengikuti sidang pleno di pertemuan ASEAN ke-25 di Naypyitaw, Myanmar, 12 November 2014.  REUTERS/Damir Sagolj

    Presiden Jokowi bertepuk tangan saat mengikuti sidang pleno di pertemuan ASEAN ke-25 di Naypyitaw, Myanmar, 12 November 2014. REUTERS/Damir Sagolj

    TEMPO.CO, Brisbane - Sebagian wilayah Sulawesi Utara terkena gempa bumi hari ini sekitar pukul 10.31 Wita. Dari Brisbane, Presiden Joko Widodo langsung menelepon beberapa gubernur yang wilayahnya terkena gempa sekitar pukul 14.30 waktu Brisbane atau 11.30 WIB. Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto mengatakan Jokowi langsung berkoordinasi untuk menerima laporan gempa.

    "Pak Presiden tadi menelepon para gubernur yang daerahnya terkena gempa, minta laporan dampak gempa. Yang ditelepon Gubernur Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Utara, dan Gorontalo," kata Andi kepada Tempo di Brisbane, Sabtu, 15 November 2014. (Baca: Gempa Maluku, Halmahera dan Talaud Siaga Tsunami.) Saat menelepon, Jokowi meminta laporan seberapa parah gempa yang terjadi dan dampak yang disebabkan oleh gempa tersebut.

    Gempa berkekuatan 7,3 skala Richter pada Sabtu, 15 November 2014, sekira pukul 10.30 Wita mengguncang Manado, Sulawesi Utara. Gempa ini membuat para peserta ujian CAT CPNS untuk wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur berhamburan ke luar gedung Badan Kepegawaian Negeri (BKN) Regional karena kuatnya gempa tersebut. (Baca: Ternate Diguncang Dua Kali Gempa 7,3 SR.) 

    Warga Ternate mengalami kepanikan saat terjadi dua kali gempa bumi berkekuatan 7,3 skala Richter. Data yang dihimpun Tempo, gempa pertama terjadi di 132 kilometer barat daya Halmahera Barat. Tepatnya di 1,94 Lintang Utara dan 126,50 Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer, pukul 09.31 WIT. Berselang beberapa detik, gempa susulan dengan kekuatan yang sama kembali terjadi. Pusat gempa terjadi di 137 kilometer barat daya Halmahera Barat pada 1,95 Lintang Utara dan 126,46 Bujur Timur dengan kedalaman 48 kilometer.

    ANANDA TERESIA

    Berita lainnya:
    Di Mimbar Masjid, Pria Ini Pimpin Doa Tolak Ahok
    Ahok Akan Dilantik, FPI: Itu di Tangan Tuhan
    Unhas Geger, Guru Besar dan Mahasiswi Nyabu
    Ruhut: Bubarkan Saja FPI
    Asus Zenfone 4S, Tangguh Berkat Chipset Intel


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.