Menteri Anies Baswedan Jaring Ide Lewat E-mail

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Dasar dan Menengah, Anies Baswedan di halaman Istana Merdeka, Jakarta,26 Oktober 2014. TEMPO/Subekti

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Dasar dan Menengah, Anies Baswedan di halaman Istana Merdeka, Jakarta,26 Oktober 2014. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan mengimbau jajaran kementeriannya untuk mengingatkan dia kalau ada kebijakan yang salah dalam program kerjanya.

    "Soal pendidikan tidak bisa. Kalau ada kebijakan yang salah, katakan salah," ujar Anies di hadapan jajaran kementeriannya dalam acara silaturahmi di Gedung A Kementerian, Kamis, 13 November 2014. (Baca: Anies Baswedan Minta Dipanggil 'Mas Menteri')

    Anies menyatakan paham bahwa di setiap kementerian memang ada hierarki yang mengatur soal jabatan. Namun dia enggan mempersoalkan hal itu. "Pada dasarnya, kita mempunyai saham yang sama," katanya.

    Karena itu, Anies meminta bawahannya mengingatkan dan menegur dia bila ada kebijakan yang salah dalam program kementeriannya. "Tapi harus dengan argumen yang baik," katanya. (Baca: Dua Pekan Jadi Menteri, Anies Hanya Mengamati)

    Tidak hanya itu, Anies juga mencanangkan surat elektronik yang berfungsi menampung ide dan gagasan tentang program kerja Kementerian. Anies menyarankan bawahannya dan kalangan umum memberikan masukan melalui e-mail adaidenih@masmentri.net. "Saya perlu ide dan gagasan itu," katanya.

    TRI SUSANTO SETIAWAN

    Berita Lain
    Menteri Susi Disemprot Nelayan
    Jusuf Kalla: Ahh FPI Selalu Begitu, Simbol Saja
    Jusuf Kalla: Kenaikan Harga BBM Akan Ditunda 
    Pembubaran FPI, Polri Siap Bersaksi di Pengadilan 
    Begini Cara Membubarkan FPI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.