Takut Korupsi, Menteri Susi Minta Saran KPK

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor KKP, Jakarta, 3 November 2014. TEMPO/Frannoto

    Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor KKP, Jakarta, 3 November 2014. TEMPO/Frannoto

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti datangi ke kantor Komisi Pemberantasan Korupsi, Senin malam, 10 November 2014. Tujuan utama Susi adalah menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara sebagai syarat wajib menteri baru (baca: Menteri Susi Laporkan Kekayaan ke KPK Malam-malam).

    "Selain itu kami minta dukungan KPK untuk membangun transparansi kementerian," kata Susi kepada wartawan ditemani Deputi Pencegahan KPK Johan Budi Sapto Prabowo di depan kantor antirasuah, Jakarta.

    Menurut Susi, banyak program kerja kementeriannya yang membutuhkan transparansi. Misalnya saja tentang larangan aksi bongkar muat di tengah laut, pengaturan waktu tertentu bagi nelayan menangkap ikan, pembedaan ukuran ikan yang boleh ditangkap, dan kewajiban penggunaan alat pancing ramah lingkungan.  "Maka dari itu kami konsultasi, model transparansi apa yang bisa cegah dari awal korupsi, dan macam-macamnya," kata dia.

    Susi mengaku ingin mengajak seluruh masyarakat untuk mengawasi kementeriannya. Sebab menurut dia pengawasan dari seluruh mata masyarakat Indonesia lebih ampuh mewujudkan transparansi pemerintah.

    Komisi Pemberantasan Korupsi mengapresiasi ajakan kerjasama Menteri Susi. Komisi pun bersedia bekerjasama dengan KKP. "Pertemuan nanti akan kami tindaklanjuti oleh masing-masing tim dari KKP dan KPK," kata Deputi Pencegahan KPK Johan Budi Sapto Prabowo (baca jua: Belum Laporkan Kekayaan, Ini Alasan Menhan).

    INDRA WIJAYA

    Berita lain:
    Jokowi Jadi Primadona di APEC 
    Bertemu Obama, Jokowi Berbahasa Indonesia
    Hasut Massa Tolak Ahok, Bos FPI Terancam Pidana


    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H